Baca dalam 3 menit

Langkah Besar Umat Manusia: Tiongkok Siap Ekspedisi ke Mars

Waktu Publish : 25 Apr 2020, 14:07 WIB
SHARE ARTIKEL

Langkah Besar Umat Manusia: Tiongkok Siap Ekspedisi ke Mars

Planet Mars - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Pada 24 April 2020, yang merupakan peringatan ke-50 keberhasilan peluncuran satelit bumi buatan pertama di Tiongkok, Dongfanghong-1 ( 东方红一号 ), yang menandai awal dari perkembangan industri ruang angkasa Tiongkok. Selain itu, hari itu juga merupakan Hari Antariksa Tiongkok yang kelima. Pada hari istimewa ini, Kantor Administrasi Luar Angkasa Nasional Tiongkok (中国国家航天局), mengumumkan nama dan logo misi eksplorasi ke Mars pertama Tiongkok pada upacara, yaitu Misi eksplorasi “Seri Tianwen" (天问系列).

Untuk misi eksplorasi ke Mars pertama dinamakan " Tianwen-1" ( 天问一号 ), untuk misi planet selanjutnya akan melanjutkan nomor urut ini. Nama ini berasal dari puisi Qu Yuan ( 屈原 ) "Pertanyaan Surga" ( 天问 ), yang mengekspresikan keuletan dan ketekunan bangsa Tiongkok dalam mengejar kebenaran, dan mewujudkan warisan budaya dari eksplorasi alam dan luar angkasa.

Menurut rencana tersebut, Tiongkok akan menjalankan misi eksplorasi Mars pertama pada tahun 2020. Eksplorasi ini merupakan inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mempunyai risiko serta tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tujuannya adalah untuk mencapai orbit Mars dan melakukan patroli pendaratan melalui satu misi peluncuran, untuk melakukan eksplorasi komprehensif Mars dan untuk melakukan survei terperinci pada bidang-bidang utama di permukaan Mars. Para ahli mengatakan bahwa misi eksplorasi Mars pertama Tiongkok ini memiliki proses yang rumit dan pasti akan menghadapi tantangan besar. Misalnya, dalam aspek komunikasi pengukuran dan kontrol, jarak yang jauh menjadi ujian besar untuk pengukuran dan kontrol komunikasi pesawat sejauh 380.000 kilometer. Kesulitan lainnya adalah perihal pendaratan yang aman. Setelah probe diluncurkan, dibutuhkan sekitar 7 bulan untuk bisa terbang ke Mars, dan akhirnya mendarat di Mars hanya bisa selama 7 menit. Dibandingkan dengan lingkungan alami Bumi, gravitasi Mars hanya 1/3 dari gravitasi Bumi, hal ini menjadi tugas yang sulit dan menantang untuk pendaratan yang aman.

Para ahli mengatakan bahwa misi eksplorasi Mars pertama Tiongkok adalah proyek tonggak bagi industri penerbangan luar angkasa Tiongkok. Dimulainya eksplorasi Mars menunjukkan bahwa Tiongkok telah menentukan arah di bidang eksplorasi luar angkasa. Babak baru inovasi yang dipimpin oleh misi Mars sangat penting bagi realisasi lompatan baru di bidang teknologi penerbangan dan sebagai promosi dari kekuatan industri luar angkasa Tiongkok.

Terkait

news

Indonesia Berharap China Kirim Vaksin Tepat Waktu

  • Visco Joostensz
  • 03 Apr 2021

news

Peringati 30 Tahun Hubungan Kerja Sama China-ASEAN, China Un...

  • Lupita
  • 31 Mar 2021

news

Menlu China Sampaikan 5 Poin Kesepakatan dengan Indonesia

  • Lupita
  • 15 Jan 2021

news

Menlu Retno Marsudi Terpilih Jadi Co-Chair COVAX AMC Engagem...

  • Lupita
  • 13 Jan 2021

news

Vaksin COVID-19 Sinovac Tiba, Menlu Retno Apresiasi China

  • Isna Fauziah
  • 08 Dec 2020

news

Di Bawah Kepemimpinan Jokowi, China Yakin RI Mampu Tangani C...

  • Isna Fauziah
  • 24 Nov 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong