Baca dalam 3 menit

Dua ABK WNI Berhasil Kabur dari Kapal Tiongkok di Selat Malaka 

Waktu Publish : 12 Jun 2020, 00:09 WIB
SHARE ARTIKEL

Dua ABK WNI Berhasil Kabur dari Kapal Tiongkok di Selat Malaka

Dua ABK WNI ditemukan kabur dari Kapal Tiongkok - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Sabtu (6/6/2020) pekan lalu, terdapat dua orang ABK WNI yang kedapatan berhasil kabur dari Kapal Fu Lu Qing Yuan Yu 901, sebuah kapal yang berasal dari Tiongkok. Keduanya ditemukan tengah mengapung di perairan laut Selat Malaka dan meminta pertolongan pada seorang nelayan binaan Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Kepri, Tengky Azahar (35). Keduanya mengaku nekat melompat karena tidak tahan terhadap perlakuan kasar yang telah mereka terima dari atasannya.

Kedua ABK tersebut berinisial AJ (30) dan R (22). Kedua korban telah mengapung selama 7 jam dan ditemukan dalam kondisi lemah dan syok. Keduanya berhasil kabur berkat teman-temannya yang membantu mereka dalam memata-matai kamar nahkoda. Direktur Polisi Air (Dirpolair) Polda Kepri Kombes, GR Gultom seperti dikutip detik.com, menjelaskan, “Selama di atas kapal bekerja, terjadi kekerasan dan istirahat dan makan tidak cukup. Sehingga menyebabkan para pekerja asal Indonesia yang ada di atas itu tidak betah bekerja.”

AJ dan R diduga telah menjadi korban perdagangan orang yang diiming-imingi gaji Rp 25 juta dengan bekerja di perusahaan tekstil di Korea Selatan. Namun nyatanya, mereka malah dikirim ke kapal Tiongkok dan tidak mengetahui gaji yang akan diterima, sementara kontrak kerja mereka 2 tahun. Sebagai upaya berkelanjutan, polisi telah berkoordinasi dengan Destructive Fishing Watch (DFW) untuk melacak keberadaan kapal Fu Lu Qing Yuan Yu 901. Melansir republika.co.id, Mabes Polri juga telah mendapatkan informasi nama orang yang merekrut dan nama kru kapal tersebut. "Penyidik sudah menindaklanjuti dan Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim sudah bergerak," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat virtual konferensi pers melalui akun Youtube, Kamis (11/6).

Banner Kanan
Logo follow bolong