Bikin Adem, Perusahaan Tiongkok Berikan Bantuan kepada Zimbabwe untuk Lawan COVID-19

logo clock 3 Menit logo clock 27-06-2020, 10:09

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa - Image from Image from Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Harare, Bolong.id - Pada hari Jumat (26/6/2020), perusahaan Tiongkok yang beroperasi di Zimbabwe memberikan sumbangan berupa barang medis yang bernilai 55.000 dolar AS atau sekitar 789 juta rupiah. Hal ini bertujuan untuk membantu negara tersebut dalam perang melawan wabah COVID-19. Beroperasi dibawah naungan Chamber of Chinese Enterprises di Zimbabwe, perusahaan menyumbangkan obat-obatan ke Parirenyatwa Group of Hospitals dan membagikan masker bedah ke berbagai provinsi, Departemen Imigrasi dan Otoritas Pendapatan Zimbabwe.

Rumah sakit rujukan terbesar di negara itu bernama Parirenyatwa, telah menerima obat-obatan senilai 5.000 dolar AS atau setara dengan 71 juta rupiah. Departemen Imigrasi mendapat 40.000 masker bedah, Otoritas Pendapatan Zimbabwe menerima 20.000 masker, serta Provinsi Matabeleland Selatan dan Midlands masing-masing menerima 20.000 masker bedah.

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa sudah menerima barang-barang medis di Istana Negara, dia mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan Tiongkok atas donasi tersebut, serta mengatakan bahwa pasokan alat kesehatan yang telah diberikan akan menambah upaya negara dalam menangani wabah COVID-19. Dia juga mengatakan bahwa dukungan dari Tiongkok telah membantu meningkatkan kapasitas negara untuk menanggapi pandemi. Dia mengakui bahwa negara itu tidak diperlengkapi peralatan cukup dalam menangani wabah ketika pertama kali terjadi pada bulan Maret, tetapi karena adanya kuncitara (lockdown) yang lebih awal dan dukungan dari Tiongkok, sekarang sudah disiapkan secara semestinya.

Tiongkok adalah salah satu negara yang terus membantu upaya Zimbabwe dalam memerangi wabah COVID-19 melalui berbagai sumbangan, semenjak kasus pertama tercatat di negara itu pada bulan Maret lalu. Meskipun Zimbabwe telah mencatat adanya peningkatan wabah COVID-19 yang diimpor selama beberapa minggu terakhir, transmisi lokal masih berada ditingkat relatif yang rendah. Dari 551 kasus yang telah didata pada hari Kamis (25/6/2020), 77 orang terinfeksi dari transmisi lokal, angka kematian tetap sejumlah 6 orang, sementara pasien dalam masa pemulihan sebanyak 128 jiwa.*

Penulis : Oki
Editor : Edwin Adriaansz

Terkait

Lembaga Brazil Impor Vaksin COVID-19 China yang Semula Ditolak Presiden Bolsonaro

 

logo clock 25-10-2020, 07:01
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

China Punya 220.000 Institusi Layanan Rawat Lansia

 

logo clock 24-10-2020, 12:36
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pacar Cuek? Ini Tipsnya

 

logo clock 23-10-2020, 13:30
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Ngeri... Inggris Akan Uji Vaksin, Lalu Relawan Sengaja Ditulari COVId-19

 

logo clock 23-10-2020, 13:14
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Setelah Corona, Norovirus Muncul. Bahaya, Tidak? Cek Faktanya...

 

logo clock 23-10-2020, 12:54
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral