Baca dalam 3 menit

Jagoannya Kalah, Ketua Dewan Kota Kaohsiung Taiwan Ini Bunuh Diri

Waktu Publish : 07 Jun 2020, 11:06 WIB
SHARE ARTIKEL

Jagoannya Kalah, Ketua Dewan Kota Kaohsiung Taiwan Ini Bunuh Diri

Hsu Kun-yuan dengan Han Kuo-yu - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Taipei, Bolong.id - Ketua Dewan Kota Kaohsiung di selatan Taiwan, Hsu Kun-yuan (许昆源) bunuh diri dengan meloncat dari gedung apartemennya pada Sabtu malam (06/06) kemarin. Hal ini terjadi dua jam setelah Walikota Han Kuo-yu (韩国瑜) mengaku kalah dalam voting penarikan jabatannya, seperti yang dilansir dari laman taiwannews.com.tw.

"Hsu Kun-yuan (许昆源), 63 tahun, seorang anggota dewan kota Kaohsiung, diketahui melompat dari lantai 17 gedung tempat tinggalnya pada jam 8:45 malam waktu setempat. Setelah ditemukan, ia kemudian dinyatakan meninggal di tempat," ungkap kepolisian Kota Kaohsiung. Sementara itu, melansir dari laman focustaiwan.tw, pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab kematian Hsu, dan masih belum jelas apakah kematiannya berkaitan dengan pemungutan suara ulang terhadap Han beberapa jam sebelumnya.

Hsu sendiri diketahui sedang dalam keadaan sakit sebelum pemungutan suara dimulai. Ia juga berhasil merekam video sepanjang dua menit yang menyatakan dukungannya yang kuat untuk Han, dengan menyebutkan bahwa Han memiliki kepemimpinan dan manajemen yang baik. Hsu bergabung dengan KMT pada 2008 dan kemudian menjabat sebagai ketua dewan Kota Kaohsiung.

Walikota Kaohsiung, Han Kuo-yu (韩国瑜) adalah mantan kandidat presiden dalam pemilihan umum Taiwan tahun 2020 yang digulingkan dalam pemilihan umum. Lebih dari 930 ribu warga Kota Kaohsiung memilih untuk mendukung penarikan politisi Kuomintang (KMT; 中国国民党) yang pro-Tiongkok tersebut. Han juga menuduh Partai Progresif Demokratik (PPD; 民主进步党) yang sedang berkuasa mencoreng namanya guna dapat mengeluarkannya dari kantor.

Sementara itu, PPD mengatakan, mereka terkejut dengan berita kematian Hsu Kun-yuan (许昆源), dan meminta orang-orang untuk tidak berspekulasi tentang apa yang terjadi sebelum polisi menyelesaikan penyelidikan mereka. Melansir dari laman reuters.com, pemungutan suara penggulingan walikota tersebut berlangsung dengan latar belakang ketegangan yang terjadi antara Taiwan dengan Tiongkok, di mana Tiongkok mengklaim Taiwan yang demokratis sebagai wilayahnya dan akan diambil secara paksa jika diperlukan.*

Terkait

news

TikTok Beritahu Inggris Tindakan untuk Tangani Hoax

  • Isna Fauziah
  • 23 Sep 2020

news

Pembaca Berita dari Mongolia Dalam Tampil Perdana di TV Top ...

  • Isna Fauziah
  • 14 Sep 2020

news

Nathan Law, Separatis Hong Kong, Melarikan Diri

  • Dwi
  • 03 Jul 2020

news

Penerbangan Menuju Beijing Kembali Dibatalkan, Kenapa?

  • Dwi
  • 17 Jun 2020

news

Ledakan Truk Tangki di Zhejiang, Korban Tewas Bertambah Menj...

  • Dwi
  • 16 Jun 2020

news

Miliarder Tiongkok Diejek Netizen Karena Tiru Lelang Makan S...

  • Dwi
  • 13 Jun 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong