Baca dalam 3 menit

Kepala Kepolisian Atlanta Mengundurkan Diri Setelah Anggotanya Menembak Mati Seorang Pria Keturunan Afrika-Amerika

Waktu Publish : 14 Jun 2020, 21:28 WIB
SHARE ARTIKEL

Kepala Kepolisian Atlanta Mengundurkan Diri Setelah Anggotanya Menembak Mati Seorang Pria Keturunan Afrika-Amerika

Erika Shields and Rayshard Brooks - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Atlanta, Bolong.id - Belum lama sejak terjadinya kasus kematian George Floyd, seorang pria keturunan Afrika-Amerika ditembak mati di tangan seorang anggota kepolisian pada tanggal 25 Mei 2020 lalu di Minneapolis, kini terjadi kasus serupa antara polisi dengan pria Afrika-Amerika bernama Rayshard Brooks. Ia ditembak mati di Lapangan Parkir Wendy’s Atlanta pada Sabtu malam waktu setempat (13/6/2020).

Kejadian ini bermula saat korban sedang tertidur di mobilnya pada layanan drive-thru Wendy’s, Jumat malam (12/6/2020). Pegawai restoran kemudian melaporkan hal tersebut ke polisi, oleh karena ia telah menghalangi pelanggan lainnya yang ingin memesan makanan. Ketika dites, ternyata ada pengaruh alkohol di dalam tubuhnya, ia menolak untuk ditangkap oleh petugas kepolisian dan mencuri pistol kejut (taser) dari salah satu anggota kepolisian, lalu kabur. Pada saat pengejaran, korban mengarahkan taser yang dicurinya ke arah polisi dan dibalas dengan tembakan oleh aparat kepolisian. Seperti dikutip kompas.com, Brooks sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan tewas saat menjalani operasi. Dalam insiden ini, satu petugas terluka.

Oleh karena kasus ini dilakukan oleh anggota kepolisiannya, Kepala Polisi Atlanta, Erika Shields, mengundurkan diri. Melansir bbc.com, hal ini diumumkan oleh walikota Atlanta yang menyebutkan alasan pengunduran dirinya, ”Semua murni karena keinginannya agar Atlanta bisa menjadi model yang baik di negeri ini, sehingga kota kami dapat segera bergerak maju dan membangun kembali kepercayaan yang sekarang sudah hilang di masyarakat kita,” ungkapnya.

Pembunuh Rayshard Brooks bernama Garrett Rolfe. Karena tindakannya, ia langsung dipecat pada hari Sabtu (13/6/2020). Kedua petugas lainnya yang ada dalam kejadian tersebut juga menjalani pemeriksaan administratif. Kasus yang menimpa Brooks kemudian menimbulkan pembakaran tempat terjadinya kejadian perkara yaitu Restoran Wendy's di Atlanta, seperti yang dikutip dari dailymail.co.uk.

Aksi kerusuhan akibat pembunuhan warga Afrika-Amerika di Amerika ini adalah yang kedua kalinya setelah kasus kematian George Floyd mengguncang Amerika dan menyebabkan kerusuhan di berbagai tempat, bahkan meluas sampai ke negara di Eropa. Kasus rasisme merupakan kasus yang marak diperbincangkan akhir-akhir ini, termasuk oleh para netizen Indonesia yang juga menyerukan kampanye #BlackLivesMatter atau #AllLivesMatter di sosial media sebagai seruan atas ketidakadilan yang terjadi.

Terkait

news

Menlu China : Tuduhan AS Terhadap Perusahaan Telekomunikasi ...

  • Visco Joostensz
  • 15 May 2021

news

Hua Chunying : Tiongkok Tidak Berambisi Lampaui AS

  • Visco Joostensz
  • 13 May 2021

news

Tiongkok Kecam Sidang Kongres AS Mengenai HAM di Xinjiang

  • Lupita
  • 09 May 2021

news

China Gantikan Amerika Serikat Sebagai Tujuan Investasi Terb...

  • Lupita
  • 05 May 2021

news

Indonesia Akan Terima Wisman Juni 2021

  • Djono W. Oesman
  • 29 Apr 2021

culture

Seniman Kuba Lukiskan Kisah Perjalanan Pandemi COVD-19

  • Lupita
  • 25 Apr 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong