Baca dalam 3 menit

RI Siapkan Lahan dan Kawasan Industri Bagi Perusahaan Pindahan dari Tiongkok

Waktu Publish : 27 Jun 2020, 15:11 WIB
SHARE ARTIKEL

Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Dalam sebuah konferensi video pada hari Sabtu (27/6/2020), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa pemerintah sedang menyiapkan 4.000 hektar lahan di Batang, wilayah Perkebunan Nusantara (PTPN) IX untuk menjadi sebuah kawasan industri.

Basuki mengatakan bahwa lahan ini akan dibangun menjadi kawasan industri karena terdapat perusahaan dari Amerika Serikat (AS) yang akan pindah dari Tiongkok. Sehingga, penyediaan lahan ini dapat menjadi daya tarik bagi perusahaan asing untuk pindah ke Indonesia.

Namun, dikatakan pula bahwa Presiden Joko Widodo sempat marah dalam keputusan persiapan lahan untuk wilayah industri ini. "Kita kan bersaingnya kan dengan Vietnam, Bangladesh, yang gitu-gitu kan di sana tanah di gratiskan. Pak Presiden marah-marah ini PTPN punya jutaan hektar minta 4.000 saja, kita kalah bersaing, ini kan saling bersaing memberikan service," ungkap Basuki.

Dengan disediakannya lahan bagi kawasan industri ini, perusahaan-perusahaan yang memindahkan lokasinya dari Tiongkok, diharapkan akan memilih Indonesia sebagai tempat pendirian perusahaan berikutnya.

Terkait

news

HUT PLA Ke-93 Tandai Kerjasama Tiongkok-Indonesia Lawan Pand...

  • Yohana Intan
  • 30 Jul 2020

news

2 Penerbangan Bangkok Kirim 11 Kasus COVID-19 ke Tiongkok!

  • Della Shafira Putri
  • 17 Jul 2020

news

Pemerintah Tetapkan Terminologi Kasus COVID-19 Terbaru

  • Yohana Intan
  • 16 Jul 2020

health

Johns Hopkins University: Kasus COVID-19 Global Tembus 13 Ju...

  • Aisyah Hidayatullah
  • 15 Jul 2020

news

Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Berhasil!

  • Yohana Intan
  • 09 Jul 2020

news

Perang? Pentagon Peringati Tiongkok

  • Edwin Adriaansz
  • 04 Jul 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong