Hakim AS Adakan Sidang Pada 4 November 2020, tentang Larangan TikTok

logo clock 3 Menit logo clock 08-10-2020, 17:40

Hakim AS Adakan Sidang Pada 4 November tentang Larangan TikTok - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Washington, Bolong.id - Hakim Amerika Serikat (AS) mengatakan pada hari Selasa (6/10/2020) kemarin bahwa pihaknya akan menggelar sidang pada 4 November tentang apakah akan mengizinkan pemerintah AS untuk melarang transaksi TikTok, sebuah langkah yang akan membuat aplikasi berbagi video pendek milik Tiongkok tersebut akan secara efektif dilarang penggunaannya di AS.

Hakim Distrik AS Carl Nichols di Washington mengeluarkan perintah awal pada 27 September 2020 yang melarang Departemen Perdagangan AS memerintah Apple Inc dan toko aplikasi Google Alphabet Inc untuk menghapus TikTok dari etalase unduhan oleh pengguna baru, dilansir dari Reuters, Rabu (7/10/2020).

Nichols sekarang harus memutuskan apakah akan memblokir aspek lain dari perintah Departemen Perdagangan yang akan berlaku pada 12 November 2020. Sidang baru Nichols dijadwalkan satu hari setelah pemilihan presiden AS.

Pembicaraan sedang berlangsung untuk menyelesaikan kesepakatan awal bagi Walmart Inc dan Oracle Corp untuk mengambil alih saham di perusahaan baru, TikTok Global, yang akan mengawasi operasi TikTok AS. Presiden AS Donald Trump mengatakan bulan lalu bahwa kesepakatan itu telah mendapat "restu" darinya.

Persyaratan utama dari kesepakatan itu, termasuk siapa yang akan memiliki kepemilikan mayoritas, sedang dalam sengketa. Pemilik TikTok, ByteDance, juga mengatakan kesepakatan apa pun akan membutuhkan persetujuan Tiongkok. Beijing telah merevisi daftar teknologinya yang tunduk pada larangan ekspor, ini merupakan cara Tiongkok untuk dapat memberikan suara atas kesepakatan TikTok.

Administrasi Trump berpendapat TikTok menimbulkan masalah keamanan nasional karena data pribadi yang dikumpulkan dari 100 juta orang Amerika yang menggunakan aplikasi tersebut dapat disalurkan ke pemerintah Tiongkok.

Di lain sisi, setiap kesepakatan harus ditinjau oleh Komite Pemerintah AS untuk Investasi Asing di Amerika Serikat. Panel tersebut juga dapat memutuskan untuk memblokir penggunaan aplikasi di Amerika Serikat.

Secara terpisah, Departemen Kehakiman mengajukan banding atas putusan 19 September 2020 yang dikeluarkan oleh Hakim Hakim AS Laurel Beeler ke Pengadilan Banding Sirkuit AS ke-9. Perintah tersebut memblokir perintah Departemen Perdagangan AS, yang juga akan melarang transaksi AS lainnya dengan WeChat Tencent Holding yang berpotensi membuat aplikasi tidak dapat digunakan di Amerika Serikat. (*)

Penulis : Aisyah Hidayatullah
Editor : Edwin Adriaansz

Terkait

Zhao Lijian: China Tak Pernah Cari Musuh, Fokus Makmurkan Rakyat

 

logo clock 22-10-2020, 15:02
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kenang Semangat Perang Putera Mao Zedong 1950, Inspirasi bagi Pelajar Sekarang

 

logo clock 22-10-2020, 14:37
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Xi Jinping Serukan Hormati Pahlawan, Itu Energi Besar Peremajaan Bangsa

 

logo clock 22-10-2020, 14:22
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Perangi COVID-19, Kedubes China Sumbang Alat Bantu Napas ke Filipina

 

logo clock 22-10-2020, 14:09
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Terjadi Diskrimasi Terhadap Pelajar China, China Desak AS untuk Hentikan

 

logo clock 22-10-2020, 10:29
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral