JUDUL: Bunga Mawar Segar dari Provinsi Gansu Mekar di Panggung Global
SHOOTING TIME: Dokumentasi
DATELINE: 19 Januari 2026
DURASI: 00:03:22
LOKASI: LANZHOU, China
KATEGORI: EKONOMI
SHOTLIST:
1. Berbagai cuplikan mawar di rumah kaca dan bunga yang telah dikemas
2. SOUNDBITE 1 (Bahasa Inggris): LI ZETIAN, Manajer penjualan, Pelabuhan Bunga Internasional Yinong Linxia (Linxia Yinong International Flower Port)
3. Berbagai cuplikan pekerja yang menangani bunga di pelabuhan bunga
4. Berbagai cuplikan siaran langsung e-commerce
5. SOUNDBITE 2 (Bahasa Mandarin): ZHANG TINGTING, Pekerja, Linxia Yinong International Flower Port
6. Berbagai cuplikan mawar
STORYLINE:
Bunga mawar potong dari Kota Linxia, Provinsi Gansu, China barat laut, kini menembus pasar global berkat penerapan teknologi pertanian baru, logistik rantai dingin, dan layanan bea cukai yang efisien.
SOUNDBITE 1 (Bahasa Inggris): LI ZETIAN, Manajer penjualan, Linxia Yinong International Flower Port
"Rumah kaca kami memiliki luas area sekitar 20 hektare. Kami memproduksi sekitar 20.000 mawar per hari dan memiliki sepuluh varietas mawar di rumah kaca ini. Semua produk ini sangat diminati di pasar, dan kami juga mengekspornya ke Kazakhstan, Rusia, dan banyak negara lainnya. Tahun lalu, penjualan ke pasar luar negeri mencapai sekitar 100.000 yuan (1 yuan = Rp2.421), dan para pelanggan luar negeri sudah menempatkan banyak pesanan untuk tahun ini. Tahun ini, kami akan menjual lebih banyak mawar ke pasar luar negeri, serta kami akan memproduksi lebih banyak produk berkualitas tinggi dan berjumlah besar untuk pasar internasional."
SOUNDBITE 2 (Bahasa Mandarin): ZHANG TINGTING, Pekerja, Linxia Yinong International Flower Port
"Bekerja di sini membuat saya tetap dekat dengan rumah, sehingga saya bisa mengurus orang tua dan anak-anak. Secara keseluruhan, ini terasa ideal, dikelilingi bunga segar sepanjang hari meningkatkan suasana hati saya dan membuat saya rileks. Pendapatan stabil, kualitas hidup saya meningkat, dan saya merasa benar-benar bahagia."
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Lanzhou, China.
(XHTV)
Advertisement
