MA'ANSHAN, China, 24 Januari (Xinhua) -- Situs peninggalan Lingjiatan di Anhui, China timur, merupakan pemukiman Neolitik yang berusia antara 5.300 hingga 5.800 tahun, dengan luas sekitar 1,6 juta meter persegi.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah setempat telah menjajaki berbagai cara untuk menggabungkan pelestarian situs bersejarah dengan pariwisata budaya. Pada 2023, Taman Situs Arkeologi Nasional Lingjiatan resmi didirikan. Dua tahun setelahnya, Museum Situs Lingjiatan dibuka untuk umum dan hingga saat ini telah menyambut hampir 200.000 pengunjung.
Produk budaya dan kreatif bertema Lingjiatan, serta pengalaman imersif, telah dikembangkan untuk membantu mempromosikan situs peninggalan bersejarah di kalangan masyarakat. Mari simak lebih lanjut melalui rangkaian foto berikut!

Foto dari udara yang diabadikan pada 25 Desember 2025 ini menunjukkan pemandangan pusat edukasi di situs peninggalan Lingjiatan di wilayah Hanshan, Kota Ma'anshan, Provinsi Anhui, China timur. (Xinhua/Huang Bohan)

Foto dari udara yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan pemandangan Museum Situs Lingjiatan di wilayah Hanshan, Kota Ma'anshan, Provinsi Anhui, China timur. (Xinhua/Zhang Duan)

Seorang wisatawan membaca buku di pusat edukasi situs peninggalan Lingjiatan di wilayah Hanshan, Kota Ma'anshan, Provinsi Anhui, China timur, pada 25 Desember 2025. (Xinhua/Huang Bohan)

Seorang wisatawan membuat tembikar dengan bimbingan seorang petugas di Taman Situs Arkeologi Nasional Lingjiatan di wilayah Hanshan, Kota Ma'anshan, Provinsi Anhui, China timur, pada 25 Desember 2025. (Xinhua/Huang Bohan)

Seorang petugas membimbing seorang pelajar untuk merakit replika tembikar di Taman Situs Arkeologi Nasional Lingjiatan di wilayah Hanshan, Kota Ma'anshan, Provinsi Anhui, China timur, pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Zhang Duan)

Para pelajar mengunjungi Museum Situs Lingjiatan di wilayah Hanshan, Kota Ma'anshan, Provinsi Anhui, China timur, pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Zhang Duan)
Advertisement
