JUDUL: Tai Chi Jadi Pilihan Warga Turkiye untuk Redakan Stres akibat Kehidupan Kota
SHOOTING TIME: 21 Januari 2026
DATELINE: 22 Januari 2026
DURASI: 00:03:09
LOKASI: Ankara
KATEGORI: OLAHRAGA
SHOTLIST:
1. Berbagai cuplikan orang-orang berlatih Tai Chi dengan master Numan Pekgoz di Ankara
2. SOUNDBITE (Bahasa Turkiye): NUMAN PEKGOZ, Master Tai Chi asal Turkiye
STORYLINE:
Semakin banyak warga perkotaan di Turkiye menekuni Tai Chi, dengan para praktisi dan instruktur menyebut peredaan stres dan meningkatnya minat terhadap budaya China sebagai pendorong utama tren tersebut di kota-kota besar di Turkiye.
Dahulu tidak terlalu dikenal di Turkiye, seni bela diri kuno asal China ini kini kian menarik minat pekerja kantoran, kalangan profesional, dan anak muda perkotaan yang mencari keseimbangan fisik, ketenangan mental, serta koneksi budaya yang lebih mendalam, kata seorang master Tai Chi asal Turkiye yang memiliki pengalaman selama tiga dekade.
"Orang-orang yang sudah merasa dekat dengan budaya China secara alami lebih tertarik dan antusias," ujar Numan Pekgoz, seorang master Tai Chi, dalam wawancara dengan Xinhua di studionya di Ankara, tempat para murid mempraktikkan gerakan yang lambat dan mengalir dalam suasana hening.
"Demikian pula, mereka yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang Tai Chi secara bertahap mengenal keindahan dan unsur-unsur budaya China dengan lebih dekat seiring waktu," tambahnya.
SOUNDBITE (Bahasa Turkiye): NUMAN PEKGOZ, Master Tai Chi asal Turkiye
"Terjadi peningkatan nyata dalam praktik Tai Chi di Turkiye, terutama dalam 10 tahun terakhir dan khususnya selama lima tahun belakangan. Mungkin hal ini sebagian dapat dikaitkan dengan media sosial. Dapat dikatakan bahwa tingkat ketertarikan terhadap Tai Chi cukup signifikan. Tai Chi tentu dapat berfungsi sebagai jembatan budaya antara China dan Turkiye. Ke depannya, kami perlu mengatur kunjungan ke China bersama para murid, dan kami punya rencana ke arah sana."
Berkat platform media sosial, orang-orang dari China dan Turkiye kini saling berinteraksi. Ada hubungan sangat erat antara China dan Turkiye. China adalah negara yang sangat besar, dan kita dapat melihat pengaruh filosofi-filosofinya yang beragam di berbagai wilayah geografis. Dampak dari aliran-aliran tersebut juga dapat dilihat dalam budaya kita sendiri.
Mempraktikkan Tai Chi membutuhkan usaha dan konsistensi. Di era ketika kita terbiasa mendapatkan segala sesuatu dengan mudah, ada orang-orang yang mulai menghargai nikmatnya berusaha untuk mencapai sesuatu. Seiring kehidupan urban semakin individualis, masalah-masalah yang sebelumnya tidak ada dapat mulai bermunculan. Tai Chi bukan hanya seni olahraga, melainkan juga harus dilihat sebagai praktik yang secara mental merilekskan tubuh. Dalam hal ini, melalui studi ilmiah, Tai Chi terbukti sangat bermanfaat."
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Ankara.
(XHTV)
Advertisement
