Lama Baca 2 Menit

Terjadi Diskrimasi Terhadap Pelajar China, China Desak AS untuk Hentikan

22 October 2020, 10:28 WIB

Terjadi Diskrimasi Terhadap Pelajar China, China Desak AS untuk Hentikan-Image-1

Zhao Lijian - Image from ECNS.cn

Beijing, Bolong.id - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian mendesak Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan tindakan diskriminatif terhadap mahasiswa dan akademisi Tiongkok di Amerika Serikat, pada Rabu waktu setempat. 

Untuk beberapa waktu, Amerika Serikat telah menyalahgunakan kekuasaan kehakiman untuk melecehkan, menginterogasi, dan bahkan menangkap dan menuntut mahasiswa Tiongkok di Amerika Serikat di bawah tuduhan palsu, kata Zhao dalam jumpa pers harian. Demikian dilansir dari Xinhuanet, Rabut (21/10/2020). 

Banyak mahasiswa Tiongkok mengalami pelecehan parah di bandara yang didapat dari otoritas penegak hukum AS ketika mereka meninggalkan negara itu, dan ponsel, laptop, dan barang-barang lainnya diperiksa secara sembarangan dan bahkan disita, katanya.

Dari Mei hingga awal September tahun ini, hampir 300 pelajar Tiongkok mengalami pelecehan dan penggeledahan oleh AS ketika mengambil penerbangan sementara di Amerika Serikat, kata  Zhao.

Dia mengatakan tindakan AS yang disebutkan di atas sangat melanggar hak dan kepentingan yang sah dari siswa dan akademisi Tiongkok di Amerika Serikat dan merusak pertukaran budaya dan kerja sama pendidikan antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

"Kami telah berulang kali mengajukan pernyataan serius dengan Amerika Serikat, mendesaknya untuk memperbaiki kesalahannya dan menghentikan diskriminasi terhadap pelajar Tiongkok. Tiongkok akan terus mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah warga Tiongkok" kata Zhao. (*)