Lama Baca 3 Menit

Raksasa Industri Swiss (ABB) Melihat Tiongkok Sebagai Pilihan Utama Untuk Investasi Asing

24 May 2020, 11:41 WIB

Raksasa Industri Swiss (ABB) Melihat Tiongkok Sebagai Pilihan Utama Untuk Investasi Asing-Image-1

Raksasa industri Swiss ABB - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Raksasa industri Swiss ABB mendirikan perusahaan patungan manufaktur pertamanya di Tiongkok pada tahun 1992 dan telah menginvestasikan lebih dari 2,4 miliar dolar AS (sekitar 35 triliun Rupiah).

Zhang Zhiqiang (张志强), Direktur Pelaksana ABB Tiongkok (ABB中国董事总经理), mengatakan bahwa pandemi COVID-19 belum mengguncang kepercayaan perusahaan di Tiongkok, dan akan terus melanjutkan investasinya. Ia menambahkan bahwa Tiongkok adalah salah satu pasar paling menguntungkan untuk investasi asing dan berfungsi sebagai pasar terbesar kedua ABB, dimana lebih dari 90 persen penjualan berasal dari produksi lokal Tiongkok.

Zhang mengaku menikmati perlakuan yang sama dan sangat adil serta dukungan pemerintah setempat di kota-kota di Tiongkok, tempat ABB beroperasi. Ia juga menilai UU Penanaman Modal Asing dalam hukum perlindungan kekayaan intelektual di Tiongkok sudah mengalami proses kemajuan yang sangat baik. Orang-orang bersaing kemampuan daripada hanya menyalin produk lain. Zhang berpendapat bahwa hal itu merupakan perkembangan yang sangat bagus di Tiongkok.

Terkait pendapatnya tentang perusahaan multinasional yang menggeser rantai industri keluar dari Tiongkok di era pasca-pandemi, Zhang mengatakan bahwa ABB berada di posisi yang sangat baik dan telah menetapkan rantai pasokan untuk pasar lokal Tiongkok. Hal tersebut memastikan bahwa ABB tidak akan menggeser rantai industrinya keluar dari Tiongkok dan tetap melanjutkan investinya di era pasca-pandemi.

Penulis: Dwi Nur C

Sumber: news.cgtn.com