Baca dalam 3 menit

CEO TikTok Kevin Mayer Mundur, Karena Politik Berubah Drastis

SHARE ARTIKEL

Mantan CEO TikTok, Kevin Mayer - Image from internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Amerika Serikat (AS), Bolong.id - Chief Executive Officer (EO) TikTok (抖音), Kevin Mayer telah mengundurkan diri. Dan, General Manager, Vanessa Pappas akan menggantikannya untuk sementara waktu, berdasar surat keptusan internal perusahaan. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Kamis (27/8/2020).

Perkembangan itu terjadi beberapa hari setelah TikTok (抖音) menggugat pemerintahan Trump atas perintah eksekutif yang melarang transaksi di Amerika Serikat dengan TikTok (抖音).

"Dalam beberapa pekan terakhir, karena lingkungan politik telah berubah drastis, saya telah melakukan refleksi signifikan tentang apa yang dibutuhkan oleh perubahan struktural perusahaan, dan apa artinya bagi peran global yang saya daftarkan," kata Kevin Mayer dalam surat itu.

“Dengan latar belakang ini, dan karena kami berharap dapat segera mencapai resolusi, dengan berat hati saya ingin memberi tahu Anda semua bahwa saya telah memutuskan untuk meninggalkan perusahaan.”

TikTok (抖音), dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email, mengkonfirmasi pengunduran diri tersebut dan mengatakan bahwa dinamika politik beberapa bulan terakhir telah secara signifikan mengubah ruang lingkup peran Mayer.

Pendiri dan CEO ByteDance (字节跳动), Zhang Yiming (张一鸣), mengatakan dalam surat terpisah bahwa perusahaan "bergerak cepat untuk menemukan resolusi atas masalah yang kami hadapi secara global, terutama di AS dan India".

Terkait

teknologi

Tawarkan Hadiah Uang Tunai, Ini Dia Si Penantang Bar

  • Bolong team
  • 29 May 2020

international

Semakin Sengit Aja, India Kini Blokir Aplikasi Tiong

  • Aisyah Hidayatullah
  • 30 Jun 2020

international

TikTok dan WeChat Dilarang India, Pengguna Nelangsa

  • Aisyah Hidayatullah
  • 03 Jul 2020

international

ASTAGA, TikTok Akan Keluar dari Hong Kong

  • Aisyah Hidayatullah
  • 07 Jul 2020

international

Pompeo: AS Berusaha Larang Media Sosial Tiongkok, Te

  • Aisyah Hidayatullah
  • 08 Jul 2020

technology

TikTok Hapus 49 Juta Video Tak Pantas di Semester II

  • Yohana Intan
  • 13 Jul 2020
Logo follow bolong