Baca dalam 3 menit

Sutradara Top Tiongkok Jelaskan Drama Dalam Negeri Taklukkan Pasar Asing

SHARE ARTIKEL

"The Rise of Phoenixes" Shen Yan telah disiarkan di lebih dari 100 negara dan wilayah di Netflix - Image from Screenshot Netflix


Shanghai, Bolong.id - Dilansir dari CGTN, Shen Yan (沈严) merupakan sutradara drama TV Tiongkok yang populer. Ia juga sebagai juri kategori genre di Festival TV Shanghai 2020 ini. Ia berbagi pandangannya tentang mengapa banyak orang di industri film sekarang beralih ke televisi.

Di Barat, kualitas drama TV telah meningkat pesat selama dekade terakhir ini. Sebagian didorong oleh banyak sutradara, aktor, dan aktris yang dulunya fokus membangun karier di Hollywood namun sekarang fokus di televisi. Shen menjelaskan alasan di balik ini.

“Perkembangan internet telah mengubah kebiasaan menonton masyarakat. Dulu hanya ada dua cara menonton, baik di layar lebar bioskop atau pun di layar kecil di rumah. Internet telah mengaburkan batasan tersebut. Pandemi tahun ini telah terjadi dan mendorong kami untuk mendiskusikan kemungkinan menonton film di rumah. Orang-orang memiliki lebih banyak saluran untuk ditonton. Artinya, mereka mengharapkan konten berkualitas tinggi dan pengalaman menonton film yang sama di bioskop dalam skala yang lebih luas. Ini akan menjadi fenomena global dan trend," ujarnya.

Shen Yan, Sutradara Drama TV Tiongkok - Image from CGTN

Ia mengatakan tren tersebut telah mengakar di Tiongkok dengan sejumlah sutradara film Tiongkok telah mempertimbangkan untuk membuat drama TV. Wong Kar-wai (王家卫) dan Feng Xiaogang (冯小刚) akan mengarahkan drama TV mereka sendiri, sejauh yang ia ketahui.

"The Rise of Phoenixes" Shen telah disiarkan di lebih dari 100 negara dan wilayah melalui Netflix. Dia percaya lebih banyak drama TV Tiongkok dapat menarik pemirsa luar negeri melalui platform streaming seperti ini.

"Budaya Tionghoa begitu indah dan kualitas produksi drama TV Tionghoa semakin tinggi. Itu pasti akan terjadi. Tapi langkahnya tidak akan terlalu cepat dan bisa jadi perjalanan yang sulit. Level rekan-rekan kami di luar negeri bahkan lebih tinggi dan langkah mereka jauh lebih cepat. Pekerja di industri TV Tiongkok harus bekerja lebih keras dan mengejar mereka," ujar Shen.

Ia mengatakan, ide membuat drama TV telah banyak berubah dibandingkan dengan lima atau sepuluh tahun yang lalu. Akan ada lebih banyak serial mini, seperti yang memiliki enam, 12 atau 16 episode di Netflix atau HBO. Membuat mini seri berbeda dengan membuat drama dengan 30 sampai 50 episode. Teknik bercerita, menggunakan teknologi, dan ekspresi akan berubah. Ini akan menjadi hasil yang berkualitas lebih tinggi dalam hal gambar dan akan menarik lebih banyak audiens. (*)


Terkait

business

Drama Populer Tiongkok, “The Bad Kids”, Timbulkan Ledaka...

  • Dwi
  • 09 Jul 2020

culture

Drama Thriller Tiongkok “The Bad Kids” yang Wajib Ditont...

  • Della Shafira Putri
  • 11 Jul 2020

international

Akibat COVID-19, Sutradara Film Tiongkok Beralih ke Web-Dram...

  • Aisyah Hidayatullah
  • 13 Jul 2020

culture

Siapakah “Nyonya” dalam Serial Drama The Little Nyonya?

  • Della Shafira Putri
  • 30 Jul 2020

culture

Drama Tari Tema Kuda Digelar Lagi di Mongolia Dalam

  • Isna Fauziah
  • 04 Aug 2020

culture

Sutradara Top Tiongkok Jelaskan Drama Dalam Negeri Taklukkan...

  • Isna Fauziah
  • 08 Aug 2020
Logo follow bolong