Baca dalam 3 menit

Satelit Terakhir Beidou Tiba Di 36.000 km Di Atas Bumi

Waktu Publish : 07 Apr 2020, 07:40 WIB
SHARE ARTIKEL

Satelit Terakhir Beidou-3 Tiba di Orbit Geostasioner - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id – Menurut Perusahaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan Tiongkok, satelit navigasi terakhir Beidou telah terbang ke orbitnya dengan kondisi baik. Dilaporkan bahwa satelit terakhir Beidou-3 itu, yang merupakan satelit ke-59 dalam sistem Beidou, dan ke-30 dalam seri generasi ketiga Beidou, telah mencapai orbit, sekitar 36.000 km di atas bumi, pada Selasa sore (2/7/2020). Peralatan dan muatan satelit tersebut dalam kondisi baik dan sinyal mereka telah diterima oleh pusat kontrol di bumi.

Dilansir dari ECNS, Pusat Pengukuran dan Kontrol Satelit Xi’an, di provinsi Shaanxi, pada hari Rabu (3/7/2020) mengatakan, para insinyurnya akan menghabiskan sekitar satu minggu untuk memeriksa hasil tes in-orbit pada perangkat satelit dan hubungan antar-satelit, sebelum pesawat ruang angkasa memulai operasinya untuk bekerja dengan satelit Beidou lainnya, guna memberi akses ke layanan navigasi, penentuan posisi, dan pemilihan waktu dengan akurasi tinggi kepada pengguna di seluruh dunia.

Satelit terakhir Beidou-3 tersebut dirancang dan dibuat oleh Akademi Teknologi Ruang Angkasa Tiongkok, anak dari perusahaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan. Berdasarkan platform satelit DFH-3B, satelit tersebut dirancang untuk bekerja di orbit setidaknya selama 12 tahun. Peluncuran satelit tersebut menandai selesainya pembangunan sistem navigasi Beidou di orbit. Saat ini, total ada 30 satelit Beidou generasi ketiga dalam tiga jenis orbit, 24 dalam orbit medium-bumi, tiga di orbit satelit geosinkron, dan tiga lainnya di orbit geostasioner.

Beidou merupakan sistem navigasi terbesar di Tiongkok dan masuk dalam empat besar dunia. Beidou mulai menyediakan layanan penentuan posisi, navigasi, pengaturan waktu dan pengiriman pesan kepada pengguna sipil di Tiongkok dan bagian lain dari wilayah Asia-Pasifik pada Desember 2012. Kemudian pada akhir 2018, Beidou mulai menyediakan layanan global. Menurut Kantor Navigasi Satelit Tiongkok, Beidou memiliki jaringan berbasis darat yang luas yang mencakup puluhan stasiun, lebih dari 200 subsistem dan lebih dari 30.000 set peralatan. Selain itu, Tiongkok akan terus meningkatkan kemampuan dan layanan sistem jaringan navigasi. (*)


Banner Kanan
Logo follow bolong