Baca dalam 3 menit

Kebakaran Hutan di California Hanguskan 500 Rumah

SHARE ARTIKEL

Kebakaran Hutan California: Momen Mematikan, Segera Mengungsi! - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Sacramento, Bolong.id - Kebakaran hutan hebat di California Tengah dan Utara, Amerika Serikat menewaskan enam orang pada Jumat (21/8/2020), menjadi kebakaran hutan terbesar dalam sejarah negara tersebut.

Kebakaran yang terjadi selama seminggu terakhir telah menghitamkan California dan menghancurkan lebih dari 500 rumah dan bangunan lainnya. Selain korban jiwa, 43 petugas pemadam kebakaran dan warga sipil juga terluka dalam kebakaran besar tersebut.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan para kru sedang memerangi 560 kebakaran di seluruh California, banyak di antaranya dipicu oleh badai petir. Kebakaran besar ini menguras sumber daya hingga mencapai titik puncaknya saat ia mencari bala bantuan dari Kanada dan Australia.

"Kami tidak naif tentang betapa mematikan momen ini dan mengapa ini penting... bahwa Anda mengindahkan perintah evakuasi dan bahwa Anda menanggapinya dengan serius," ungkap Newsom pada jumpa pers.

Kebakaran di California - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat mneghubungi kami

Negara bagian AS itu telah dilanda badai petir kering terburuk dalam hampir dua dekade terakhir dengan hampir 12.000 serangan telah memicu api. Sekitar 175.000 orang telah diminta untuk mengungsi dan meninggalkan rumah mereka.

Dengan 20 titik api terpisah yang menyala di beberapa kompleks pemadam kebakaran, petugas pemadam kebakaran dan penduduk setempat pun akhirnya meminta dukungan. “Kami masih kekurangan staf untuk api sebesar ini,” kata Daniel Potter, juru bicara CalFire (Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California), mengacu pada kebakaran di Santa Cruz di mana kru bekerja selama 72 jam untuk menyelamatkan rumah di kota-kota seperti Ben Lomond.

“Kami membutuhkan BANTUAN di pegunungan Santa Cruz. KIRIM PENJAGA NASIONAL SEKARANG!” tulis Profesor Universitas Negeri San Jose Scott Myers-Lipton pada cuitan Twitter-nya.

Empat orang tewas dalam kebakaran Kompleks LNU di kawasan Teluk Utara yang telah menghancurkan lebih dari 480 rumah dan bangunan, termasuk kilang anggur yang membakar lebih dari 219.000 hektar di lima kabupaten. 

Gumpalan asap dan abu mengotori kualitas udara selama ratusan mil di sekitar zona kebakaran, menambah kesengsaraan dan risiko kesehatan warga yang terpaksa mengungsi atau mereka yang terjebak di dalam rumah yang terik yang tidak memiliki AC.

Pakar medis memperingatkan bahwa pandemi COVID-19 telah meningkatkan bahaya kesehatan yang ditimbulkan oleh udara berasap dan panas ekstrem, terutama bagi orang dewasa yang lebih tua dan mereka yang sudah menderita penyakit pernapasan.

Terkait

teknologi

Teknologi Hebat Tiongkok yang Digunakan di Indonesia

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020

kesehatan

Coba Panasin Masker Dengan Rice Cooker, Bisa Bunuh K

  • Bolong team
  • 24 Mar 2020

bisnis

Tiongkok Beri Kemudahan Untuk Perusahaan Asing Membe

  • Bolong team
  • 25 Mar 2020

bisnis

Di Tengah-tengah COVID 19, Nilai Tukar Yuan Malah St

  • Bolong team
  • 27 Mar 2020

bisnis

Tiga Faktor Kekuatan Nilai Mata Uang Yuan

  • Bolong team
  • 27 Mar 2020

kesehatan

7 Pertanyaan Tentang "Infeksi Tanpa Gejala" Dijawab

  • Bolong team
  • 31 Mar 2020
Logo follow bolong