Baca dalam 3 menit

India Larang 59 Aplikasi Tiongkok, Buntut Ketegangan di Perbatasan?

Waktu Publish : 30 Jun 2020, 18:23 WIB
SHARE ARTIKEL

Aplikasi-Aplikasi Sosial Media Tiongkok - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

India, Bolong.id – Melansir Global Times, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Tiongkok, India pada hari Senin (29/6/2020) kemarin, tiba-tiba melarang penggunaan 59 aplikasi Tiongkok, termasuk TikTok (抖音短视频), Weibo (新浪微博), QQ Mail (QQ邮箱) dan UC Browser. Kementerian Teknologi Informasi India mengklaim bahwa, aplikasi-aplikasi tersebut telah merugikan kedaulatan, integritas, pertahanan, keamanan negara dan ketertiban umum di India.

Banyak kekhawatiran akan penggunaan aplikasi ini, terutama pada aspek-aspek yang berkaitan dengan keamanan data dan privasi dari 1.3 miliar penduduk India. Kekhawatiran semacam ini merupakan ancaman bagi kedaulatan dan keamanan India. Pelarangan penggunaan aplikasi ini tiba-tiba terjadi ketika ketegangan antara kedua negara makin meningkat, setelah pasukan India berani melintasi perbatasan Tiongkok, untuk melakukan kegiatan ilegal dan memprovokatif tentara Tiongkok, yang berujung pada bentrokan mematikan antara Tiongkok dan pasukan pertahanan perbatasan India di Lembah Galwan, pada tanggal 15 Juni 2020 lalu.

Sejak itu, kaum nasionalis tampaknya sudah mengambil alih India, di mana mulai bermunculan seruan-seruan untuk memboikot produk-produk Tiongkok.


Terkait

news

Slogan 'Boikot China' Lagi Tren di India, Apa Benar Segampan...

  • Della Shafira Putri
  • 25 Oct 2020

news

Perusahaan Tiongkok di India Didiskriminasi

  • Della Shafira Putri
  • 18 Aug 2020

news

Xi'an akan Buka Rute Kereta Barang Tiongkok-Eropa

  • Isna Fauziah
  • 01 Aug 2020

news

Blogger Amerika Bantu Dunia Dengar Opini Masyarakat Tiongkok

  • Yohana Intan
  • 31 Jul 2020

news

Tiongkok, AS Harus Mengatur Ulang Hubungan Antar Kedua Negar...

  • Yohana Intan
  • 31 Jul 2020

news

Daratan Tiongkok Melaporkan 105 Kasus COVID-19 Baru

  • Yohana Intan
  • 30 Jul 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong