Baca dalam 2 menit

Kedubes Tiongkok: AS dan Kanada Menyalahgunakan Perjanjian Ekstradisi Kasus Meng Wanzhou

Waktu Publish : 22 Aug 2020, 10:00 WIB
SHARE ARTIKEL

Meng Wanzhou (孟晚舟), CFO Huawei dengan Alat Pelacak di Kakinya - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Tiongkok, Bolong.id – Dilansir CGTN News, Rabu (19/8/20), jubir Kedubes Tiongkok di Kanada mengatakan, bukti yang dirilis sejauh ini sehubungan dengan penangkapan CFO Huawei Meng Wanzhou (孟晚舟) menunjukkan, bahwa AS dan Kanada menyalahgunakan perjanjian ekstradisi bilateral.

Jubir menambahkan, kedua kekuatan Barat tersebut menggunakan tindakan paksa secara sewenang-wenang terhadap seorang warga negara Tiongkok dan secara serius melanggar hak-haknya yang sah.

Seperti yang sudah diketahui, Meng Wanzhou (孟晚舟) dan pengacaranya pada Senin (17/8/20) meminta Mahkamah Agung British Columbia untuk merilis lebih banyak dokumen rahasia terkait dengan penangkapannya di bandara Vancouver pada 2018.

Meskipun pemerintah Kanada merilis beberapa dokumen yang relevan sesuai dengan keputusan hakim pada Desember 2019 lalu, beberapa dokumen yang disimpan secara rahasia ditahan dengan alasan keamanan nasional.

Terkait hal ini, juru bicara tersebut mendesak Kanada untuk secara serius melihat posisi dan kekhawatiran Tiongkok dan segera membebaskan Meng Wanzhou (孟晚舟). (*)


Terkait

news

Kanada Akan Larang Perangkat 5G dari Huawei

  • Djono W. Oesman
  • 30 Sep 2021

news

Konferensi Pers Kementerian Luar Negeri Tiongkok 28 Septembe...

  • Lupita
  • 29 Sep 2021

news

Konferensi Pers Kementerian Luar Negeri Tiongkok 27 Septembe...

  • Lupita
  • 29 Sep 2021

news

Wang Yi Bicara Terkait Kasus Meng Wanzhou

  • Djono W. Oesman
  • 29 Sep 2021

news

China Tak Gentar dengan Ancaman Luar Terkait Penahanan Dua W...

  • Lupita
  • 08 Sep 2021

news

Pengacara Huawei di Pengadilan: Bukti AS Menyesatkan

  • Isna Fauziah
  • 29 Sep 2020
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong