Baca dalam 3 menit

Robocop COVID-19: Robot yang Mengingatkan untuk Memakai Masker

Waktu Publish : 10 Sep 2020, 18:06 WIB
SHARE ARTIKEL

Robot Pepper Meningatkan Seseorang untuk Gunakan Masker - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Paris, Bolong.id – Robot produksi Prancis, Pepper, dapat mendeteksi apakah orang memakai masker atau tidak. Jika seseorang terdeteksi tidak menggunakan masker, Pepper akan memerintahkan mereka untuk memakainya.

Robot Pepper ini ditampilkan oleh pengembang robotika Prancis SoftBank Robotics di Paris ketika kasus COVID-19 di seluruh Kota Prancis terus meningkat, pada 8 September lalu.

Robot Pepper - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Fitur pengingat untuk menggunakan masker ini, merupakan fitur yang telah dikembangkan dari produksi robot pepper. Sebelum COVID-19 melanda, robot setinggi 120 cm ini sudah beroperasi di beberapa negara, untuk menyambut pengunjung toko, pameran, dan ruang publik lainnya.

Pepper memiliki kamera yang dapat memindai wajah orang-orang yang mendekatinya. Jika terdeteksi bagian bawah wajah seseorang tidak tertutup dengan masker, Pepper akan berkata, “Anda harus selalu memakai masker dengan benar.”

Jika seseorang yang “ditegur” langsung menggunakan masker, Pepper akan melanjutkan kalimatnya dengan, “Terima kasih telah memakai masker Anda.”

Ide ini, bukanlah untuk menciptakan robot yang berperan sebagai polisi untuk memeriksa apakah orang-orang menggunakan masker atau tidak. Namun, lebih kepada memberikan peringatan yang ramah, ujar Jonathan Boiria, CEO penjualan Softbank Robotics di Eropa.

“Dengan adanya Pepper, pekerja di toko atau tempat lain dapat fokus pada tugas normal mereka. Bukan hanya berdiri di depan pintu masuk dan memastikan pengunjung memakai masker saja,” tambah Boiria.

"Kita semua manusia. Kadang-kadang saya melepas masker saat turun dari bus dan saya lupa memakainya kembali saat saya tiba di kantor. Robot itu memberikan peringatan. Kita semua bisa salah atau lupa,” ujarnya. (*)


Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong