Lama Baca3 Menit

Pingpong China Menang 4 Gelar di WTT Contender Doha

26 January 2023, 13:26 WIB

Pingpong China Menang 4 Gelar di WTT Contender Doha-Image-1
Zhang Rui (Kiri)/Kuai Man dari Tiongkok bertanding pada pertandingan final ganda putri melawan Jeon Jihee/Shin Yubin dari Korea Selatan pada pertandingan penantang WTT Doha 2023 di Doha, Qatar, 21 Jan 2023. [Foto/Xinhua]
 

Doha, Bolong.Id - Tim Tiongkok menang di Kompetisi Tenis Meja Dunia (WTT/World Table Tennis) Doha dengan empat gelar pada Sabtu (21/1/2023).

Dilansir dari China Daily, Minggu (22/01/2023) setelah merebut gelar di tunggal putri, ganda putri, ganda putra, dan ganda campuran, tim Tiongkok mengulang prestasi yang diraih sepekan lalu di Durban, Afrika Selatan. Yakni, memborong kemenangan.

Di final tunggal putri Tiongkok, Fan Siqi keluar sebagai pemenang dengan kemenangan penuh atas Zhang Rui (All China Final).

Fan bangkit dari ketinggalan dua set untuk melewati Zhang 6-11, 5-11, 11-5, 11-7, 11-9, 7-11, 11-5.

"Saya telah melakukan persiapan penuh untuk setiap kesulitan sebelum pertandingan ini. Dalam pertandingan best-of-seven, semuanya mungkin sebelum poin terakhir. Jadi saya tetap tenang dan berjuang untuk setiap poin," kata Fan.

Zhang mendapat sedikit penghiburan di nomor ganda putri, saat ia berpasangan dengan Kuai Man untuk mengalahkan Jeon Ji-hee dan Shin Yu-bin dari Korea Selatan 3-1, menambah kesuksesan WTT Contender Durban 2023 mereka.

Kuai juga dinobatkan sebagai juara ganda campuran saat dia dan Lin Shidong mengalahkan Lim Jong-hoon dan Shin Yu-bin dari Korea Selatan dengan straight set pada hari Jumat.

Yu Ziyang/Zhou Kai membawa pulang trofi ganda putra setelah mengalahkan duo Korea Selatan An Jae-hyun/Cho Seung-min 3-1.

Hugo Calderano dari Brasil memenangkan gelar tunggal putra keduanya dalam beberapa minggu setelah kemenangannya di Durban.

Peringkat 6 dunia mengalahkan unggulan kelima turnamen Jang Woo-jin dari Korea Selatan 4-1 di final.

"Memenangkan dua gelar WTT Contender berturut-turut merupakan tantangan besar bagi saya, baik secara mental maupun fisik, untuk bermain di level setinggi ini selama dua minggu, jadi saya sangat bangga bisa meraihnya," kata Calderano.(*)

<<