Baca dalam 3 menit

Industri AC di China Bakal Pulih di 2021

Waktu Publish : 16 Feb 2021, 20:23 WIB
Sumber : Xinhua
SHARE ARTIKEL

penggunaan AC di china - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.

Beijing, Bolong.id – Industri pendingin ruangan (Air Conditioner - AC) di Tiongkok dilaporkan akan pulih tahun ini. Setelah 10 kuartal berturut-turut sejak kuartal ketiga tahun 2018, merosot. Padahal, Tiongkok produsen dan eksportir AC terbesar dunia.

Dilansir dari Xinhuanet pada Minggu (14/02/21), Jumlah AC yang dijual di pasar domestik diperkirakan tumbuh 11,1% YoY menjadi 57,33 juta pada 2021 dan diprediksi akan meningkat menjadi 59,7 juta pada 2022 seperti yang tertulis dalam laporan GFK, sebuah institut riset pasar asal Jerman, bersama China Market Monitor Co. Ltd.

Data laporan itu menunjukkan, total nilai penjualan ritel akan mencapai 187,3 miliar yuan (sekitar 29,09 miliar dolar AS) pada 2021, yaitu 19,5% per tahunnya.

Laporan itu mengaitkan perluasan pasar AC Tiongkok dengan lesunya ekonomi tahun 2020 dengan permintaan yang terpendam setelah pemulihan ekonomi negara dari dampak pandemi terlihat.

Sebagai informasi, di tahun 2020 lalu, jumlah AC yang dijual di pasar domestik sebesar 51,62 juta yuan, yaitu turun 16,5%, dan total nilai penjualan retail turun 22% menjadi 156,8 miliar yuan. (*)

Megawati Putri/Penerjemah

Esy Gracia/Penulis

Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong