Lama Baca 4 Menit

Keren... China Bikin Leci Tanpa Biji

20 June 2022, 17:52 WIB



Keren... China Bikin Leci Tanpa Biji-Image-1

Ilustrasi Foto Sortir leci - Image from img1.baidu.com

Beijing, Bolong.id - Ilmuwan Tiongkok mengkreasi budidaya buah leci tanpa biji. Diumumkan Akademi Ilmu Pertanian Tropis Tiongkok.

Dilansir dari China Daily Senin (20/06/2022) satu-satunya leci tanpa biji di dunia, pertama kali dibiakkan di Provinsi Hainan, Tiongkok Selatan pada 1997.

Warnanya merah muda. Daging sebening kristal, dan rasa yang unik dibandingkan dengan varietas leci umumnya, menurut Gao Zhaoyin, pakar dari akademi tim peneliti leci dan lengkeng.

Karena panen yang buruk tahun ini, satu kotak berisi 48 buah leci tanpa biji, sebagian besar diproduksi di provinsi Hainan dan Fujian, terjual sebanyak 550 yuan (sekitar Rp1,2 juta), lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun normal.

Leci terjual 500 hingga 1.000 kotak sehari selama puncak musim panen 15 hari yang dimulai pada awal Juni.

Meskipun leci tanpa biji lebih mahal daripada varietas tradisional, leci biasanya cepat terjual karena produksinya terbatas.

Keren... China Bikin Leci Tanpa Biji-Image-2

Leci tanpa biji china - Image from nimg.ws.126.net


Budidaya leci tanpa biji telah mengalami kendala seperti kegagalan mekar di musim dingin yang hangat dan buah pecah-pecah atau jatuh prematur dari cabang. Lebih dari 40 persen, dan terkadang 90 persen, buah hilang sebelum panen setiap tahun, sangat mempengaruhi efisiensi ekonomi perkebunan.

Banyak perusahaan buah dan petani di Hainan berhenti menanam varietas tanpa biji, dan volume perkebunan telah menyusut selama dekade terakhir. Saat ini, total perkebunan leci tanpa biji di provinsi ini mencapai 467 hektar.

Gao mengatakan timnya telah berhasil mengembangkan teknik untuk memaksa pembungaan dan mencegah buah dari retak dan jatuh dari pohon terlalu dini, memecahkan hambatan teknis budidaya leci tanpa biji.

Hal ini telah diatasi sejak 2013 dan, terlepas dari kondisinya, memperoleh hasil yang stabil tahun ini di basis demonstrasi di daerah Chengmai.

Teknik-teknik tersebut telah diterapkan pada 13,3 hektar lahan pertanian di basis percontohan di kabupaten tersebut. Tahun ini, rata-rata hasil panen pangkal mencapai 17 metrik ton per hektar, dengan tingkat penurunan dini turun menjadi 4,5 persen dan 96,1 persen buah tidak retak.

Sekitar 86,1 persen buah dapat dipasarkan, dua kali lipat dari jumlah tahun 2013.

Luas perkebunan leci tanpa biji direncanakan akan ditingkatkan menjadi 3.333 hektar dalam lima tahun.

Diharapkan bahwa industri di sekitar leci tanpa biji di provinsi ini menghasilkan keuntungan ekonomi tahunan sebesar 800 juta Yuan hingga 2 miliar Yuan (sekitar Rp4,4 triliun).

Peneliti berharap leci tanpa biji akan dijual dengan harga 40 yuan (sekitar Rp88 ribu) per kilogram di masa depan ketika lebih banyak orang tersedia untuk membeli buah unik dengan harga yang wajar.(*)

Informasi Seputar Tiongkok