Baca dalam 3 menit

Lonjakan Pariwisata Tibet Timbulkan Ancaman Bagi Tempat Wisata Sejarah

Waktu Publish : 14 Jul 2021, 07:06 WIB
Sumber : medcom.id
SHARE ARTIKEL

Kemegahan Istana Potala Yang Berada Di Atas Awan - LIAWISATAIstana Potala - Image from Liawisata

Tibet, Bolong.id - Kini Daerah Otonomi Tibet di Tiongkok barat daya secara bertahap menjadi tujuan wisata bagi wisatawan pedalaman di Tiongkok. Namun, itu merupakan ancaman potensial bagi tempat-tempat wisata sejarah lokal.

Dilansir dari medcom.id pada (12/07/2021), ketika pandemi global terus menyebar, orang-orang Tiongkok memilih untuk bepergian di dalam negeri selama liburan. Daerah Otonomi Tibet di barat daya juga telah mengantarkan ledakan wisata, yang juga merupakan ancaman bagi tempat-tempat wisata sejarah lokal.

Berdiri di bawah langit biru Daerah Otonomi Tibet, Istana Potala dengan sejarah ribuan tahun masih menjadi objek wisata yang populer, tetapi sekarang menghadapi potensi kehancuran karena adanya ledakan turis.

Direktur Kantor Pengelola Istana Potala menyatakan bahwa setelah memeriksa dan memantau dengan cermat kondisi dinding dan struktur kayu bangunan istana, mereka memutuskan untuk membatasi jumlah pengunjung maksimal 5.000 per hari.

Selain Istana Potala, pemerintah setempat juga akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keutuhan tempat wisata sejarah lainnya di Tibet.(*)

Informasi Seputar Tiongkok



Terkait

news

Kunjungan Resmi Pertama oleh Pemimpin China ke Tibet dalam 3...

  • Lupita
  • 26 Jul 2021

lifestyle

Industri Teh Jadi Mata Pencaharian Masyarakat Tibet

  • Lupita
  • 11 Jul 2021

technology

Tingkatkan Efisiensi, Tibet Gunakan Robot Logistik Canggih

  • Esy Gracia
  • 10 Jun 2021

news

Pria Asal China Ini Melestarikan Pembuatan Karpet Jiaya Khas...

  • Lupita
  • 09 Jun 2021

culture

Cuma Orang Tibet Minum Teh Campur Mentega

  • Djono W. Oesman
  • 07 Jun 2021

news

Sejarah 1.400 Tahun, Aroma Teh Nikmat Untuk Orang Tibet

  • Lupita
  • 07 Jun 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong
32
21
16
1
1
3