Baca dalam 4 menit

Mitologi China: Yue LaoYue Lao (月老), Dewa Cinta dan Pernikahan

Waktu Publish : 22 Aug 2021, 14:15 WIB
Sumber : Baike Baidu
SHARE ARTIKEL

Yue Lao Dewa Jodoh - Image from sohu

Bolong.id - Berdasarkan artikel Yue Lao di situs Baike Baidu. Dalam mitologi Tiongkok, Yue Lao (月老), juga disebut Yue Xia Lao Ren (月下老人), adalah dewa cinta dan pernikahan yang menampakkan diri kepada orang-orang di bawah cahaya bulan.

Nama yuè xià lǎo rén (月下老人) secara harfiah diterjemahkan sebagai "orang tua di bawah bulan." Gelarnya terkadang disingkat menjadi yuè lǎo (月老).

Dalam seni, Yue Lao dicirikan oleh janggutnya yang panjang dan putih bersih, jubah kekaisaran kuning, dan ekspresinya yang ramah. Dia membawa tali atau benang sutra merah yang dia gunakan untuk "mengikat" pasangan yang tepat.

Wei Gu bertemu dengan Yue Lao - Image from Baike Baidu

Legenda mengatakan bahwa suatu hari selama Dinasti Tang, seorang pemuda bernama Wei Gu (韋固) sedang berkeliaran di jalan-jalan, meratapi hidupnya yang tidak punya istri. Di pinggiran kota terdekat, dia melihat seorang lelaki tua dengan janggut putih panjang sedang membaca buku dengan saksama.

Wei Gu bertanya kepada lelaki tua itu apa yang dia baca karena itu dalam bahasa yang tidak dia mengerti. Orang tua itu menjawab bahwa itu adalah jurnalnya di mana dia mencatat pernikahan dan pertunangan baru-baru ini. Pria tua itu kemudian memberi isyarat kepada seorang gadis kecil yang sedang berjalan di sepanjang jalan bersama neneknya dan memberi tahu Wei Gu bahwa dalam waktu sepuluh tahun, gadis itu akan menjadi istrinya.

Wei Gu menganggap ceritanya konyol. Dia sangat kesal dengan apa yang dia pikir adalah lelucon, sehingga dia melemparkan batu ke arah gadis itu dan batu tersebut mengenai bagian dahinya. Wei Gu tidak memikirkan kejadian itu lagi dan akhirnya menjadi pejabat pemerintah di bawah kepemimpinan Xiangzhou.

Setelah bekerja untuk gubernur selama beberapa waktu, dia dihargai untuk pekerjaan baiknya dengan pertunangan dengan putri gubernur, yang, meskipun cantik dan berpendidikan, tidak dapat menemukan lelaki idaman.

Pada malam pernikahan mereka, Wei Gu memperhatikan bahwa istrinya selalu mengenakan ikat kepala yang menutupi dahinya. Ketika dia melepaskan ikatannya, itu menunjukkan bekas luka kecil, tapi tidak enak dilihat di antara matanya. Dia menjelaskan bahwa seseorang telah melemparkan batu ke arahnya dan meninggalkan bekas.

Wei Gu memberi tahu istrinya tentang pria tua misterius yang dia temui di jalan dan memohon pengampunannya. Istrinya dengan cepat memaafkannya dan mengatakan kepadanya bahwa orang yang dia temui pasti abadi. Segera setelah itu, legenda Yue Lao menyebar ke seluruh Tiongkok dan menjadi bahan cerita rakyat dan mitos.

Berdoa kepada dewa jodoh Yue Lao - Image from internet

Budaya Pop

Yue Lao secara historis menjadi dewa yang sangat populer dan anak muda yang meminta pasangan sejati masih sering berdoa padanya hari ini. Dia dianggap sebagai sebagai "Chinese cupid." Setelah berdoa kepada Yue Lao, biasanya para penyembah mengenakan tali merah tipis di pergelangan tangan mereka untuk menandakan keinginan mereka. (*)

Informasi Seputar Tiongkok

Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong