Larangan Konsumsi Miras bagi PNS, Hebohkan Provinsi Gansu

logo clock 3 Menit logo clock 09-10-2020, 15:04



llustrasi arak dalam perjamuan - Image from Global Times

Qingcheng, Bolong.id - Pemerintah Provinsi Gansu, barat laut Tiongkok baru-baru ini melarang PNS-nya mengkonsumsi minuman keras (Miras) selama acara publik dan dalam kehidupan pribadi mereka. Itu heboh di media sosial setempat. 

Larangan yang dikeluarkan pada bulan Juli oleh Pemerintah Kabupaten Qingcheng, mengharuskan pegawai pemerintah untuk menjauhi minuman beralkohol setiap saat, bahkan setelah bekerja. 

Minum alkohol atau arak adalah bagian dari kebudayaan Tiongkok. Acara khusus seperti resepsi, acara bisnis, pernikahan, dan pemakaman di mana minum-minum tidak dapat dihindari, harus dilaporkan kepada pengawas dan disetujui sebelumnya, menurut larangan tersebut. Demikian dilansir dari Global Times, Kamis (8/10/2020). 

Larangan itu menciptakan cerita di jejaring sosial Tiongkok seperti Weibo, dengan beberapa netizen mendukung langkah tersebut mengatur perilaku pejabat pemerintah, sementara yang lain mengatakan itu adalah penyalahgunaan kekuasaan yang melarang seorang pekerja minum alkohol saat mereka tidak bekerja. 

“Sebagai pegawai pemerintah, saya menjauhi alkohol setiap saat. Namun, menurut saya pemerintah tidak harus membuat keputusan itu dan menjadikannya aturan tertulis,” komentar seorang penggunan Weibo.

Netizen yang lain berpendapat bahwa larangan tersebut ditujukan untuk mengekang praktik buruk di antara anggota layanan sipil yang saling mendorong untuk minum alkohol di jamuan makan dan untuk mencegah penyuapan atau gratifikasi. Mereka mencatat pemberitahuan tersebut telah menyisakan ruang untuk minum selama acara-acara khusus, yang mencerminkan fleksibilitas aturan. 

Bersulang berlebihan dengan Baijiu  (白酒), arak Tiongkok yang mahal di jamuan makan sering terlihat di antara beberapa pegawai negeri, mereka akhirnya mabuk dan menciptakan citra buruk pemerintah. Larangan ketat terhadap alkohol juga akan memotong pengeluaran pemerintah, meningkatkan efisiensi kerja pejabat dan menghemat waktu yang dihabiskan pada jamuan makan mewah, kata beberapa pengamat. 

Pemerintah Kabupaten Qingcheng bukan satu-satunya pemerintah yang melarang pegawainya untuk minum alkohol.

 Nanyang di Provinsi Henan juga melarang konsumsi alkohol bagi petugas layanan publik pada bulan Juni, menyatakan bahwa pemeriksaan rutin dan acak akan dilakukan di seluruh kota. 

Nanjing di Provinsi Jiangsu memperluas larangan tersebut ke sektor keamanan publik, melarang polisi di seluruh kota untuk minum alkohol pada hari kerja, kecuali jika disetujui sebelumnya. 

Sebuah kabupaten di Provinsi Qinghai juga melarang pejabat pemerintah meminum minuman beralkohol selama acara publik dan pertemuan pribadi selama hari kerja.

Penulis : Maureen
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

10 Hantu dari China Ini Dijamin Bikin Anda Susah Tidur

 

logo clock 27-10-2020, 09:38
logo clock Baca ini dalam 5 Menit
logo share

Panjat Bangunan Kuno di Beijing, Dua Turis Di-blacklist

 

logo clock 27-10-2020, 09:34
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pejabat Mongolia Adakan Pemeriksaan Terkait Reformasi Pendidikan Baru

 

logo clock 26-10-2020, 15:12
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

6 Potret Aktor Film China 90-an, Dulu vs Sekarang

 

logo clock 26-10-2020, 15:11
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Sejarah Dim Sum, Snack Tanda Hormat Warga ke Prajurit China 1.600 Tahun Silam

 

logo clock 26-10-2020, 14:09
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Viral