Lama Baca 4 Menit

Peringatan 71 Tahun Hubungan China-Polandia Digelar di Warsawa

02 October 2020, 11:14 WIB

Peringatan 71 Tahun Hubungan China-Polandia Digelar di Warsawa-Image-1

Marcin Przydacz kunjungi Shanghai dan Beijing - Image from Gov.pl

Warsawa, Bolong.id - Seminar "Diplomasi Tiongkok di Era Baru" diadakan di Polandia pada Rabu (30/9/20) untuk merayakan Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok ke-71 dan peringatan 71 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Polandia. Demikian dilansir dari Xinhuanet.com, Kamis (1/10/2020).

Pandemi COVID-19 menjadi ujian berat bagi dunia. Dan, anti-globalisasi semakin keras, kata duta besar Tiongkok untuk Polandia, Liu Guangyuan 刘光远 dalam pidatonya selama seminar. Namun, tren multi-polarisasi dunia dan demokratisasi hubungan internasional tidak akan berubah, katanya.

"Kita harus menjaga kepercayaan penuh dan tekad serta berusaha untuk mempromosikan pembangunan jenis baru hubungan internasional dan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia," tegas Liu.

Seminar yang diselenggarakan bersama oleh Kedutaan Besar Tiongkok di Polandia dan Biro Bahasa Asing China tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua Majelis Rendah Parlemen Polandia Piotr Zgorzelski, Wakil Menteri Luar Negeri Polandia Marcin Przydacz, Ketua Kelompok Parlemen Polandia-China Marek Suski, serta pejabat pemerintah Polandia lainnya dan pakar dari berbagai lembaga penelitian. Fang Zhenghui, wakil direktur Biro Bahasa Asing Tiongkok dan pakar Tiongkok lainnya menghadiri pertemuan tersebut melalui tautan video.

Topik-topik  dibahas secara dalam selama seminar, termasuk membangun jenis baru hubungan internasional dan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia, pembangunan bersama Belt and Road dan memperdalam kemitraan Tiongkok-Polandia dan Tiongkok-Eropa.

Liu juga mengatakan bahwa tidak ada konflik geopolitik antara Tiongkok dan Polandia, dan tidak ada konflik kepentingan yang mendasar.

"Ada persahabatan yang tulus dan potensi kerja sama yang besar antara Tiongkok dan Polandia. Kedua belah pihak harus benar-benar memahami peluang yang dibawa oleh pengembangan hubungan China-UE, 'Kerja Sama 17 +1' dan pembangunan bersama 'Belt and Road' , serta mempromosikan kerja sama praktis di berbagai bidang untuk terus membuat kemajuan baru dan lebih bermanfaat bagi kedua negara dan kedua bangsa. " Liu menambahkan.

Sementara itu, Zgorzelski mengatakan bahwa Polandia adalah salah satu negara pertama yang mengakui dan menjalin hubungan diplomatik dengan Tiongkok. Keberhasilan pembangunan hubungan bilateral selama 71 tahun terakhir telah memberikan semangat dan membawa manfaat yang nyata bagi kedua bangsa.

"Polandia dan Tiongkok telah bergandengan tangan untuk memerangi epidemi, yang merupakan perwujudan nyata dari seorang teman yang benar-benar membutuhkan teman," tambah Zgorzelski.

Przydacz mencatat bahwa Tiongkok telah mencapai prestasi terkenal di dunia dan menjadi mitra penting di panggung dunia, dan itu adalah konsensus Polandia untuk memperdalam kerja samanya dengan Tiongkok.

"Baik Polandia dan Tiongkok adalah pendukung multilateralisme. Presiden Polandia Andrzej Duda dan Presiden Tiongkok Xi Jinping keduanya menyatakan dukungan mereka kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memainkan peran yang lebih besar dalam urusan internasional dalam pidato mereka saat debat umum Majelis Umum PBB ke-55, "kata Przydacz.

"Polandia akan terus berpartisipasi aktif dalam kerjasama '17 +1 'dan Belt and Road Initiative untuk memperkuat kerja sama bilateral di tingkat multilateral dan regional," tambahnya.