Stadion Wuhan yang Sempat Jadi RS Darurat Corona, Sudah Dipulihkan dari Kusam ke Cerah

logo clock 4 Menit logo clock 06-10-2020, 10:53


Pemulihan pusat olahraga Wuhan - Image from Global Times

Wuhan, Bolong.id - Netizen Tiongkok memuji pemulihan stadion Pusat Olahraga Wuhan, yang beberapa waktu lalu dijadikan rumah sakit darurat COVID-19 selama masa perjuangan nasional melawan epidemi. 

Stadion pusat olahraga itu menampung 7.500 penonton dalam pertandingan bola basket pada hari Minggu waktu setempat, menjadi bagian dari kebangkitan sejarah.

Gambar yang kontras menjadi viral pada hari Senin (5/10/20), menggambarkan lapangan bersekat yang dipenuhi dengan tempat tidur rumah sakit darurat dalam perang melawan epidemi menjadi stadion yang menampilkan pertandingan bola basket pada hari Minggu yang penuh dengan sorak-sorai dan kegembiraan. Demikian dilansir dari Global Times, Senin (5/10/2020). 

Sejak dibuka pada 12 Februari, rumah sakit darurat menerima 1056 pasien sampai akhirnya resmi ditutup pada 8 Maret. Rumah sakit tersebut melaporkan tidak ada angka kematian, tidak ada petugas medis yang terinfeksi, dan tidak ada pasien yang sembuh terinfeksi ulang. 

Bangkitnya stadion pusat olahraga Wuhan - Image from Global Times

Melihat kontras yang begitu tajam antara masa lalu dan masa kini, banyak orang menitikkan air mata. Di balik emosi itu terdapat rasa hormat tertinggi mereka kepada staf medis yang berjuang siang dan malam, serta pasien yang berjuang melawan kematian. 

“Sungguh mengharukan melihat pusat olahraga berubah dari putih kusam menjadi merah cerah. Ini adalah warna merah Tiongkok, warna keajaiban. Di balik itu adalah kebangaan, kesedihan, dan kesulitan bangsa kami,” kata seorang pengguna Weibo. 

Berita tentang pembukaan kembali - salah satu tagar paling populer- telah menarik 73,31 juta penayangan di Sina Weibo yang mirip Twitter di Tiongkok. 

“Kami pernah berada di sini untuk menyelamatkan nyawa, menyaksikan kerentanan dan keuletan hidup. Hari ini, kami menyaksikan kelahiran kembali Wuhan dan kehidupan yang lebih bersemangat,” kata pengguna Weibo lainnya, yang mengaku telah menjadi sukarelawan di stadion pada masa awal epidemi. 

Pusat Olahraga Wuhan telah kembali dipulihkan sebagai pusat kebugaran di Wuhan. Ia telah menjadi tuan rumah acara kebugaran selama Golden Week. Wuhan sedang berlari menuju hari esok yang lebih sehat. 

Sekarang ini hanya ada 14 rumah sakit darurat yang akan tetap ada di Wuhan hingga Maret 2021, sementara sisanya dikembalikan ke fungsi aslinya. 

Beberapa dokter yang memerangi epidemi di Wuhan bergabung dalam pertandingan basket amal melawan beberapa bintang bola basket terkenal di Tiongkok. Penonton berfoto dengan para dokter, yang mereka anggap sebagai pahlawan penduduk Wuhan dan setiap orang Tiongkok. 

Para penonton pertandingan basket mengeluarkan ponsel mereka untuk mengabadikan momen tersebut, karena kebanyakan dari mereka tidak mengira dapat menyaksikan kembalinya kehidupan pusat olahraga begitu cepat, sedangkan banyak negara lain masih terus berusaha mengatasi virus corona. 

Bagi banyak penonton Wuhan, kunjungan mereka membawa mereka kembali pada ingatan pahit beberapa bulan lalu tentang bau disinfektan dan pasien yang putus ada di deretan tempat tidur.



Penulis : Maureen
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

Zhao Lijian: China Tak Pernah Cari Musuh, Fokus Makmurkan Rakyat

 

logo clock 22-10-2020, 15:02
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kenang Semangat Perang Putera Mao Zedong 1950, Inspirasi bagi Pelajar Sekarang

 

logo clock 22-10-2020, 14:37
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Xi Jinping Serukan Hormati Pahlawan, Itu Energi Besar Peremajaan Bangsa

 

logo clock 22-10-2020, 14:22
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Perangi COVID-19, Kedubes China Sumbang Alat Bantu Napas ke Filipina

 

logo clock 22-10-2020, 14:09
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Terjadi Diskrimasi Terhadap Pelajar China, China Desak AS untuk Hentikan

 

logo clock 22-10-2020, 10:29
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral