Baca dalam 3 menit

Xi Jinping Ajukan Proposal Majukan Hak dan Kepentingan Perempuan

Waktu Publish : 02 Oct 2020, 09:33 WIB
SHARE ARTIKEL

Xi Jinping - Image from Global Times

Beijing, Bolong.id - Presiden Tiongkok  Xi Jinping pada Kamis (1/10/20) mengajukan empat proposal untuk memajukan hak dan kepentingan perempuan. Demikian dilansir dari en.people.cn, Kamis (1/10/2020).

Komunitas internasional perlu meminimalisir dampak COVID-19 pada perempuan, mengupayakan kesetaraan gender yang sesungguhnya, memastikan bahwa perempuan maju di garis depan zaman, dan meningkatkan kerja sama global dalam memajukan perkembangan perempuan, kata Xi pada pertemuan tingkat tinggi tentang peringatan 25 tahun Konferensi Dunia Keempat tentang Wanita.

"Kita perlu memberi perhatian khusus pada kesehatan, kebutuhan sosial dan psikologis serta lingkungan kerja pekerja medis perempuan yang berada di garis depan," kata Xi.

Ia juga menegaskan bahwa perlindungan hak dan kepentingan perempuan harus menjadi komitmen di tingkat nasional.

"Saat kami mengejar pemulihan pasca-COVID, kami dapat menciptakan peluang baru bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan lebih terlibat dalam pemerintahan nasional, ekonomi, budaya dan sosial," kata Xi.

Dia menekankan pentingnya memanfaatkan sepenuhnya peran pemerintah dan memobilisasi semua pemangku kepentingan untuk mendukung perempuan dan membantu mereka menjalani hidup sepenuhnya.

Tiongkok mendukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam pembangunan perempuan sebagai prioritas untuk menjadikan target terkait perempuan sebagai hasil penuaian awal dari Agenda 2030, kata Xi.

Dia juga menyarankan Perempuan PBB (UN Women) untuk memperluas perangkatnya demi mempromosikan kesetaraan gender dan meningkatkan peta global untuk pembangunan perempuan.

Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong