
Bolong.id - Perdana Menteri Kanada Mark Carney tiba di Beijing, Rabu (14/01/2026), untuk melakukan kunjungan resmi selama empat hari ke China, berlangsung hingga 17 Januari 2026, atas undangan Pemerintah China. Kunjungan ini menandai perjalanan resmi pertama pemimpin Kanada ke China dalam hampir delapan tahun terakhir, sejak kunjungan terakhir pada 2017.
Dilansir CGTN (14/01/26), dalam sambutannya, pejabat Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa kunjungan Carney dipandang sebagai momentum untuk memperkuat dialog dan komunikasi, meningkatkan kepercayaan politik, memperluas kerja sama praktis, serta menangani perbedaan yang ada antara kedua negara. Beijing berharap kunjungan ini akan memperkokoh tren perbaikan hubungan China-Kanada demi manfaat bersama rakyat kedua negara.
Carney dijadwalkan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi China, termasuk Perdana Menteri Li Qiang dan Presiden Xi Jinping, untuk membahas agenda bilateral strategis. Pada sesi pertemuan bilateral, kedua pihak diperkirakan akan menyoroti isu perdagangan, investasi, sektor energi, agrikultur, serta hubungan budaya dan pariwisata yang saling menguntungkan.
Kunjungan ini terjadi di tengah usaha Kanada untuk memperluas jaringan mitra ekonominya di luar Amerika Serikat, terutama setelah hubungan dagang dengan AS menghadapi tantangan tarif dan hambatan perdagangan. Ottawa menyatakan bahwa diversifikasi ekonomi menjadi salah satu alasan utama kunjungan tersebut.
Pejabat Kanada menyampaikan bahwa dialog ini juga akan menyentuh isu-isu kompleks seperti hambatan ekspor pertanian Kanada serta mekanisme kerja sama energi bersih, di tengah harapan agar langkah-langkah perbaikan hubungan dapat membawa manfaat ekonomi jangka panjang.
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
