
Beijing, Bolong.id - Taman hiburan es dan salju terbesar di dunia, Harbin Ice-Snow World, resmi menutup operasional edisi ke-27 lebih awal dari jadwal.
Dilansir dari 海报新闻 Senin (23/02/26), kenaikan suhu yang mempercepat pencairan instalasi es dan salju menjadi alasan utama penutupan demi menjaga keselamatan serta kualitas pengalaman pengunjung.
Berlokasi di Kota Harbin, taman musim dingin ikonik ini setiap tahun memukau wisatawan dengan pahatan es raksasa, istana cahaya, dan wahana bertema musim salju. Namun, musim ini harus berakhir lebih cepat akibat cuaca yang menghangat.
Penyelenggara memastikan bahwa pengunjung yang telah memesan tiket akan menerima pengembalian dana penuh. Bahkan, sebagai bentuk apresiasi, pemegang tiket untuk periode 20–28 Februari 2026 akan mendapatkan akses gratis ke edisi berikutnya.
Meski taman luar ruang ditutup, kabar baiknya adalah taman es dan salju dalam ruangan terbesar di dunia yang masih berada dalam kompleks yang sama akan tetap dibuka mulai Minggu siang, memberi alternatif wisata bagi para pencinta musim dingin.
Sebagai salah satu destinasi musim dingin unggulan China, Harbin Ice-Snow World menjadi simbol ambisi negara tersebut dalam mengembangkan ekonomi berbasis es dan salju.
Berdasarkan pedoman yang dirilis oleh State Council of the People's Republic of China, China menargetkan nilai ekonomi sektor ini mencapai 1,2 triliun yuan pada 2027 dan meningkat menjadi 1,5 triliun yuan pada 2030.
Penutupan lebih awal ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca turut memengaruhi industri pariwisata musiman, namun inovasi seperti taman indoor menunjukkan upaya adaptasi yang kreatif dan berkelanjutan. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement

