
Bolong.id - Masjid Cheng Ho, yang secara resmi dikenal sebagai Masjid Muhammad Cheng Ho, telah menjadi salah satu ikon sejarah dan kebudayaan Islam di Kota Semarang. Berdiri sebagai bentuk penghormatan terhadap Admiral Cheng Ho.
Tokoh pelaut Muslim Tionghoa pada era Dinasti Ming masjid ini mencerminkan akulturasi budaya Islam dan Tionghoa yang harmonis di tanah Jawa.
Terletak di kawasan Semarang Tengah, bangunan Masjid Cheng Ho dibangun dengan sentuhan arsitektur Tionghoa yang kuat, termasuk atap melengkung khas pagoda, ornamen naga dan relief kaligrafi Arab yang dipadu dalam tata ruang Islami. Desain unik ini tidak hanya menjadi daya tarik estetika, tetapi juga simbol perjalanan sejarah hubungan antara komunitas Muslim Tionghoa dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Sejak diresmikan, Masjid Cheng Ho tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Muslim, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Berbagai aktivitas seperti salat berjamaah, pengajian, dan ceramah Ramadan rutin digelar di kompleks masjid ini. Selain itu, masjid juga menjadi tujuan wisata spiritual yang menarik ribuan pengunjung setiap tahun, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Peran Masjid Cheng Ho dalam memperkuat moderasi beragama dan kerukunan antarumat beragama di Semarang semakin nyata melalui program dialog lintas budaya dan kunjungan sekolah.
Pengelola masjid secara berkala menyelenggarakan kegiatan edukatif yang mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mengenal sejarah Islam di Nusantara dan peran Admiral Cheng Ho dalam memperluas jaringan perdagangan dan budaya Muslim di Asia Tenggara.
Keunikan Masjid Cheng Ho menjadikannya lebih dari sekadar tempat ibadah, ia merupakan warisan hidup yang menghubungkan tradisi Islam Tionghoa dengan kehidupan religius masyarakat Indonesia saat ini, sekaligus merayakan nilai toleransi dan pluralisme di tengah keberagaman Kota Semarang.(*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement

