
Bolong.id - Islam telah hadir di Tiongkok sejak abad ke-7 melalui jalur perdagangan Jalur Sutra. Jejak historis tersebut masih dapat ditelusuri melalui sejumlah masjid tua yang memadukan arsitektur Tiongkok klasik dengan elemen Islam. Berikut lima masjid tertua dan paling bersejarah di Tiongkok yang terdokumentasi dalam kajian sejarah arsitektur dan literatur akademik.
Berikut 5 masjid Tua bersejarah yang masih berdiri di Tiongkok :
1. Masjid Masjid Agung Xi’an (Great Mosque of Xi’an) – Abad ke-8
Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua dan terbesar di Tiongkok. Arsitekturnya menyerupai kompleks kuil Konfusianisme, dengan halaman bertingkat, paviliun kayu, dan kaligrafi Arab terpahat pada batu. Tidak memiliki kubah besar khas Timur Tengah, tetapi mengintegrasikan gaya arsitektur Dinasti Ming dan Qing. Masjid ini menjadi pusat komunitas Muslim Hui di Xi’an selama lebih dari 1.200 tahun.

2. Masjid Huaisheng (Guangzhou) – Abad ke-7/8
Masjid Huaisheng dikenal dengan menara uniknya yang disebut Guangta (Menara Cahaya). Secara tradisi diyakini didirikan oleh sahabat Nabi Muhammad, Sa’ad ibn Abi Waqqas, meski catatan sejarah modern menunjukkan pembangunan utamanya terjadi pada era Dinasti Tang. Masjid ini mencerminkan peran Guangzhou sebagai pelabuhan penting dalam perdagangan maritim awal antara Tiongkok dan dunia Islam.

3. Masjid Qingjing (Quanzhou) – 1009 M
Masjid Qingjing dibangun oleh pedagang Arab. Berbeda dengan masjid lain di Tiongkok, struktur fasad batu dan lengkung pintunya sangat dipengaruhi gaya arsitektur Timur Tengah. Quanzhou pada abad ke-10 merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Asia dan pusat interaksi antara pedagang Arab, Persia, dan Tiongkok.

4. Masjid Niujie (Beijing) – 996 M
Masjid Niujie adalah masjid tertua di Beijing dan pusat komunitas Muslim Hui ibu kota. Arsitekturnya menyerupai kuil tradisional Tiongkok dengan atap bertingkat dan ornamen kayu, namun dihiasi kaligrafi Arab dan dekorasi Islami. Kompleks ini telah beberapa kali direnovasi pada masa Dinasti Ming dan Qing.

5. Masjid Dongguan (Xining) – Abad ke-14
Masjid Dongguan menjadi pusat pendidikan Islam di wilayah barat laut Tiongkok, terutama bagi komunitas Hui dan etnis Muslim lainnya di Qinghai. Bangunannya memperlihatkan kombinasi arsitektur Tiongkok dan elemen Timur Tengah, termasuk kubah dan menara yang lebih menonjol dibanding masjid kuno di wilayah timur.

Kelima masjid ini menunjukkan bahwa Islam telah berakar di Tiongkok selama lebih dari satu milenium. Arsitektur mereka memperlihatkan akulturasi budaya yang kuat menggabungkan struktur tradisional Tiongkok dengan fungsi dan simbolisme Islam. Secara historis, keberadaan masjid-masjid ini juga menegaskan peran Jalur Sutra darat dan maritim dalam membentuk interaksi lintas peradaban Asia.(*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement

