Lama Baca 3 Menit

Mulai 2026, Tiongkok Terapkan Batas Konsumsi Energi Wajib untuk Mobil Listrik

29 December 2025, 09:40 WIB

Mulai 2026, Tiongkok Terapkan Batas Konsumsi Energi Wajib untuk Mobil Listrik-Image-1
Kendaraan listrik diisi daya di stasiun Quanhu Park yang dilengkapi dengan pengisi daya berpendingin cairan ultra cepat di Guiyang, Provinsi Guizhou, Tiongkok

Beijing, Bolong.id - Tiongkok kembali mencetak tonggak penting dalam industri kendaraan listrik global. Mulai tahun 2026. Negara tersebut akan menerapkan standar nasional baru yang membatasi tingkat konsumsi energi kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Kebijakan ini menjadikan Tiongkok sebagai negara pertama di dunia yang memberlakukan batas konsumsi energi wajib untuk mobil listrik.

Dilansir dari 央视新闻 Jumat (26/12/25), pengumuman ini disampaikan oleh State Administration for Market Regulation (SAMR), lembaga pengawas pasar tertinggi di Tiongkok, pada Jumat. Standar baru tersebut berlaku khusus untuk kendaraan penumpang listrik murni dan bertujuan meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendorong inovasi teknologi di sektor otomotif.

Dalam aturan tersebut, produsen otomotif diwajibkan melakukan peningkatan teknis pada produk mereka. Sebagai contoh, mobil listrik dengan bobot dua ton harus memiliki konsumsi energi tidak lebih dari 15,1 kilowatt-jam (kWh) per 100 kilometer. Batas konsumsi ini disesuaikan dengan berat kendaraan, sehingga setiap kategori memiliki standar yang berbeda.

Penerapan kebijakan ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan. Rata-rata jarak tempuh mobil listrik diproyeksikan meningkat sekitar 7 persen, sehingga kendaraan menjadi lebih efisien dan praktis bagi pengguna sehari-hari.

SAMR menjelaskan bahwa penetapan batas konsumsi energi ini dirumuskan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari tingkat konsumsi energi kendaraan listrik saat ini, performa model-model tertentu, potensi pengembangan teknologi, hingga aspek pengendalian biaya produksi.

Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Tiongkok sebagai pemimpin global dalam industri kendaraan listrik, tetapi juga mencerminkan komitmen negara tersebut terhadap efisiensi energi dan pembangunan berkelanjutan. Dengan standar baru ini, mobil listrik di masa depan diharapkan menjadi lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan kompetitif di pasar global. (*)

Informasi Seputar Tiongkok