Lama Baca 2 Menit

Pengadilan Tinggi China Ajukan Laporan Pidana pada NPC ke-13

10 March 2021, 06:00 WIB

Pengadilan Tinggi China Ajukan Laporan Pidana pada NPC ke-13-Image-1

Gambar Ilustrasi - Image from China Daily

Bolong.id - Pada tahun 2020, pengadilan di seluruh negeri menegakkan prinsip bahwa setiap keguguran hukum harus diperbaiki yang mengubah putusan asli dari 1.818 kasus pidana setelah pembatalan, menurut laporan kerja tahunan Pengadilan Tinggi Tiongkok. 

Laporan itu diserahkan oleh Mahkamah Agung Rakyat ke sesi keempat NPC (Kongres Rakyat Nasional) ke-13 yang sedang berlangsung, badan legislatif tertinggi negara itu untuk dibahas pada hari Senin.

Laporan tersebut mengambil kasus profil tinggi yang melibatkan Zhang Yuhuan sebagai contoh dilansir dari China Daily, Senin (08/03/2021)

Zhang, penduduk asli provinsi Jiangxi, namanya dibersihkan pada bulan Agustus setelah Pengadilan Tinggi Jiangxi memutuskan bahwa tidak ada cukup bukti untuk hukuman pembunuhan yang disengaja setelah pengadilan ulang. Sebelumnya, dia ditahan sekitar 27 tahun.

Menurut laporan itu, sebanyak 1.040 orang diumumkan tidak bersalah tahun lalu karena bukti dalam kasus mereka tidak dapat membuktikan keyakinan bahwa mereka bersalah.

Untuk menjamin hak sah terdakwa dalam persidangan, pengadilan nasional juga menawarkan layanan terkait pengacara 122.000 kali pada tahun lalu, demikian laporan tersebut.

Selain itu, 414.000 terdakwa dengan pelanggaran ringan diberi hukuman non-penahanan, dan 12.000 lainnya dibebaskan dari hukuman pidana.