Baca dalam 3 menit

Informasi Tsunami Maluku Telat, BMKG Jelaskan Alasannya

Waktu Publish : 17 Jun 2021, 12:40 WIB
SHARE ARTIKEL

Dwikorita Karnawati - Image from Tribun Wiki

Bolong.id - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan alasan pihaknya baru memberi informasi potensi tsunami setelah satu jam lebih memberi informasi gempa Magnitudo 6,0 di kedalaman 19 kilometer di Maluku Tengah .

Dikutip dari CNN pada (16/06/2021), menurut Dwikorita, hal itu lantaran membaca dampaknya berdasarkan gempa tektonik, yang disebut tidak berpotensi tsunami.

"Hasil pemodelan tsunami, gempa itu tidak berpotensi tsunami karena kekuatan masih [Magnitudo] 6 dan posisinya di perbatasan laut dengan pantai. Jadi secara tektonik tidak berpotensi tsunami," ujar Dwikora dalam acara virtual, Rabu (16/6).

Dijelaskan Dwikorita, hasil observasi tinggi muka air laut di stasiun Badan Informasi Geospasial di Tehoru pada akhirnya menunjukkan ada kenaikan permukaan air laut setinggi setengah meter usai gempa. Hal ini yang kemudian memicu munculnya peringatan kedua.

"Ini diperkirakan akibat dari adanya longsor tebing bawah laut," ucap Dwikorita.

Dwikora menuturkan sistem peringatan dini tsunami BMKG saat ini masih berdasarkan gempa tektonik. Sehingga, pihaknya tidak dapat memberikan peringatan dini tsunami yang berasal dari longsor bawah laut.

Lebih lanjut, Dwikora menyampaikan gempa yang terjadi di tenggara Maluku Tengah setelah dimutakhirkan sebesar magnitudo 6 dengan kedalaman 19 kilometer. Gempa, kata dia juga bukan terjadi di laut, melainkan di perbatasan laut dan pantai.

Adapun jenis gempa itu adalah gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme sesar turun atau normal fault," ujarnya.

Dwikora mengatakan guncangan gempa bumi dirasakan di Tehoru, Masohi, Bula, Kairatu, Saparua, Wahai, dan pulau Ambon.

Berdasarkan data, BMKG mencatat ada 16 kali gempa susulan dengan rentang magnitudo 1,9 sampai 3,7.(*)


Informasi Seputar Tiongkok



Terkait

news

Gempa Guncang Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

  • Esy Gracia
  • 17 Oct 2021

news

Gempa Magnitudo 5,7 SR Guncang Bitung

  • Esy Gracia
  • 11 Oct 2021

news

Gempa 6,0 SR di Sichuan, 3 Tewas 60 Terluka

  • Djono W. Oesman
  • 17 Sep 2021

news

Gempa 6,0 SR di Sichuan, 2 Orang Meninggal dan 3 Orang Luka-...

  • Visco Joostensz
  • 16 Sep 2021

news

Gempa 4,5 SR Guncang Bijie, China

  • Djono W. Oesman
  • 21 Aug 2021

news

Haiti Diguncang Gempa 7,3 SR

  • Djono W. Oesman
  • 18 Aug 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong