Pameran Pos dan Telekomunikasi Tahunan Tampilkan Tren Pasar 5G di China

logo clock 3 Menit logo clock 17-10-2020, 07:01

Pameran Pos dan Telekomunikasi Tahunan Tampilkan Tren Pasar - Image from CGTN

Beijing, Bolong.id - Pameran Pos dan Telekomunikasi (PT Expo) tahunan Tiongkok dimulai pada Rabu (14/10/20) di Beijing. Peserta internasional menghadiri acara tiga hari tersebut secara langsung dan online untuk menjelajahi tren 5G terbaru.

Setahun yang lalu, Kementerian Perindustrian & Teknologi Informasi (Ministry of Industry & Information Technology; MIIT) Tiongkok mengumumkan peluncuran komersialisasi 5G di acara tersebut. Tahun ini, dikatakan bahwa komersialisasi 5G semakin cepat.

"Lebih dari 600.000 BTS (base transceiver station) atau stasiun pemancar 5G telah dibangun dan lebih dari 150 juta pengguna terminal 5G terdaftar," kata Liu Liehong, Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi.

Jumlah BTS 5G di Tiongkok menyumbang lebih dari 70 persen dari total dunia, menurut kementerian.

Konstruksi skala besar seperti itu di sektor ini akan terus berlanjut dalam fase pengenalan 5G tiga tahun ke depan di Tiongkok.

Saat ini, 5G telah terintegrasi dengan teknologi dan model baru, melahirkan banyak aplikasi dan layanan baru di berbagai sektor.

"Semua aplikasi ini sudah mendapatkan momentum berdasarkan penerapan 5G. Kami dapat mengatakan bahwa layanan konsumen sejati ini sudah dianggap berhasil," kata Daisy Zhu, Wakil Presiden pemasaran nirkabel di Huawei.

Stan pembangun utama menjadi fokus PT Expo tahun ini di Beij - Image from CGTN

Pakar telekomunikasi menunjukkan layanan baru untuk Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing.

"Ada aplikasi seperti penyiaran cloud, perawatan medis 5G, dan wawancara holografik. Dan ini tidak akan dibatasi hanya untuk Olimpiade Musim Dingin, tetapi akan dibagikan dengan seluruh masyarakat," kata Lv Shuo, Manajer Produk China Unicom, salah satu dari raksasa telekomunikasi di Tiongkok.

Tren itu menyebar secara bertahap ke produksi industri dengan 5G yang terintegrasi dengan Internet of Things dan kecerdasan buatan.

Yang Li, Manajer Pemasaran Lapangan di Area Pasar Asia Timur Laut Ericsson, mengatakan bahwa solusi untuk ini akan membuat pabrik dan manufaktur pintar lebih cerdas. “Melalui penyebaran 5G, digital twin dan digital thread akan terwujud,” jelasnya.

Pameran Pos dan Telekomunikasi Tahunan China - Image from CGTN

Saat 5G berkembang, perusahaan didorong untuk bekerja sama antara mereka sendiri dan negara lain.

Setahun setelah 5G dikomersialkan di Tiongkok, teknologi tersebut mulai meningkatkan ekonomi digital negara tersebut. Dan diharapkan untuk memainkan peran yang lebih besar dalam mengintegrasikan sektor telekomunikasi dengan lebih banyak industri. Masa depan 5G terlihat menjanjikan. (*)

Penulis : Isna Fauziah
Editor : Nurul Diah

Terkait

Baidu Berikan Tumpangan Gratis Uji Robotaxi di Beijing

 

logo clock 22-10-2020, 10:13
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

China Masukkan Teknologi Kuantum dalam Rencana Lima Tahun Ke-14

 

logo clock 22-10-2020, 10:11
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Hidupkan Pariwisata, Hong Kong Luncurkan Kampanye dengan Pengalaman VR

 

logo clock 21-10-2020, 11:12
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Jaringan 5G China Miliki Lebih Dari 600.000 Stasiun Pemancar

 

logo clock 19-10-2020, 14:20
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

World Young Scientist Summit 2020 Dibuka di China Timur

 

logo clock 19-10-2020, 11:53
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral