Baca dalam 3 menit

Tiongkok Dominasi Industri Superkomputer Dunia!

Waktu Publish : 02 Jul 2020, 17:20 WIB
SHARE ARTIKEL

Tianhe-2, Superkomputer Tiongkok - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id – Pabrikan Tiongkok terus mendominasi daftar pembuat superkomputer tercepat di dunia dalam hal jumlah sistem. Menurut Top500, sebuah peringkat otoritatif pada superkomputer secara global, superkomputer yang dipasang oleh tiga vendor Tiongkok, yakni Lenovo (联想) yang menyediakan 180 sistem, Sugon (曙光) sebanyak 68 sistem , dan Inspur (浪潮) sebanyak 64 sistem, berada dalam urutan 312 dari 500 sistem teratas dunia pada edisi ke-55. Sementara superkomputer Tiongkok lainnya, Sunway Taihu Light (神威·太湖之光) dan Tianhe-2 (天河二号), berada di urutan keempat dan kelima dalam daftar Top500, dengan kecepatan perhitungan masing-masing 930 juta kali dan 614 juta kali per detik.

Xiang Ligang (项立刚), Direktur Jenderal Aliansi Konsumsi Informasi dan Advokasi Industri Telekomunikasi mengatakan, bahwa sangat penting untuk memanfaatkan sumber daya superkomputer guna mempercepat penelitian dan pengembangan di industri-industri utama. Sejalan dengan pernyataan tersebut, Tong Fuyao (童福耀), selaku Wakil Presiden Senior Lenovo Group (联想集团), mengatakan bahwa sebagai penyedia komputasi berkinerja tinggi terkemuka di dunia, Lenovo (联想) berkomitmen untuk memberikan dukungan komputasi dalam penelitian ilmu kehidupan.

ECNS melaporkan bahwa pada September 2019 silam, Lenovo (联想) telah meluncurkan platform komputasi kinerja tinggi, Shenteng X9000, yang menampilkan jaringan solusi terintegrasi yang tertanam dengan beberapa teknologi utama seperti kecerdasan buatan dan Big Data untuk menangani berbagai skenario. Diketahui juga pada bulan Maret 2020 lalu, Lenovo (联想) dan Intel, raksasa teknologi Amerika Serikat, telah bermitra dengan BGI (华大基因), perusahaan sekuensing genomik yang berbasis di Shenzhen, untuk membantu mengatasi tantangan kritis dan mendorong pengembangan ilmu kesehatan dan kehidupan. Lenovo (联想) dan Intel berkolaborasi mendukung para peneliti BGI (华大基因) dengan menggunakan Big Data terbaru dan sumber daya superkomputer guna mempercepat analisis karakteristik genom virus COVID-19.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Tiongkok telah berkembang pesat, dan inovasi superkomputer tercepat pun terus diperbarui. Qian Depei (钱德培), Dekan Sekolah Data dan Ilmu Komputer Universitas Sun Yat-sen (中山大学) mengatakan, meskipun secara global Tiongkok telah mendapatkan momentum dalam jumlah superkomputer, namun masih ada banyak tantangan di depan yang harus dilewati untuk bisa terus berkembang dan berkontribusi dalam pembuatan sistem superkomputer dunia.*



Terkait

news

Slogan 'Boikot China' Lagi Tren di India, Apa Benar Segampan...

  • Della Shafira Putri
  • 25 Oct 2020

news

Perusahaan Tiongkok di India Didiskriminasi

  • Della Shafira Putri
  • 18 Aug 2020

news

Xi'an akan Buka Rute Kereta Barang Tiongkok-Eropa

  • Isna Fauziah
  • 01 Aug 2020

news

Blogger Amerika Bantu Dunia Dengar Opini Masyarakat Tiongkok

  • Yohana Intan
  • 31 Jul 2020

news

Tiongkok, AS Harus Mengatur Ulang Hubungan Antar Kedua Negar...

  • Yohana Intan
  • 31 Jul 2020

news

Daratan Tiongkok Melaporkan 105 Kasus COVID-19 Baru

  • Yohana Intan
  • 30 Jul 2020
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong