Baca dalam 3 menit

Strain Mutasi COVID-19 Ditemukan di Indonesia

SHARE ARTIKEL

Strain Mutasi COVID-19 Ditemukan di Indonesia - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - “Mutasi yang lebih menular dari COVID-19 telah ditemukan di Indonesia,” ungkap Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Jakarta (Lembaga Eijkman) pada hari Minggu (30/8/2020) seiring dengan terus melonjaknya kasus COVID-19 di Indonesia.

“Mutasi virus D614G yang menular tetapi lebih ringan telah ditemukan dalam data pengurutan genom dari sampel yang dikumpulkan oleh lembaga,” ungkap wakil direktur Herawati Sudoyo, dilansir dari laman Reuters, Senin (31/8/2020). Ia juga menambahkan bahwa lebih banyak penelitian diperlukan untuk menentukan apakah adanya mutasi ini menjadi penyebab di balik peningkatan kasus COVID-19 baru-baru ini.

Strain virus yang menurut Organisasi Kesehatan Dunia telah diidentifikasi pada Februari 2020 lalu dan telah beredar di Eropa dan Amerika, juga telah ditemukan di negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Syahrizal Syarif, seorang ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia, memperingatkan masyarakat Indonesia harus tetap waspada karena pemodelan pandemi menunjukkan bahwa Indonesia dapat melihat beban kasus COVID-19 meningkat hingga menjadi 500.000 kasus pada akhir tahun.

"Situasinya serius.... Penularan lokal saat ini tidak terkendali," kata Syarif, menambahkan bahwa jumlah infeksi yang ditemukan setiap harinya bisa jauh lebih tinggi jika laboratorium dapat memproses lebih banyak spesimen dalam sehari.

Ibu kota Jakarta pada hari Minggu mencatat rekor peningkatan harian lebih dari 1.000 kasus yang oleh pemerintah kota dikaitkan dengan tingkat mobilitas yang lebih tinggi selama perayaan kemerdekaan pada 17 Agustus lalu. Indonesia telah melaporkan 2.858 infeksi baru pada hari Minggu (30/8/2020), menurun dari rekor hari sebelumnya sejumlah 3.308 kasus, akan tetapi jumlah ini masih di atas rata-rata harian pada bulan lalu. Sementara itu, jumlah total kasus COVID-19 di seluruh negeri adalah 172.053 kasus dengan 7.343 kematian akibat COVID-19.

“Perlu ada kesadaran dan upaya bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat dalam menyikapi kasus yang terus meningkat,” kata Dwi Oktavia, pejabat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, mengimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan memakai masker saat mereka harus keluar.

Terkait

ces 2020

CES ASIA 2020 di Shanghai ditunda!

  • Bolong team
  • 12 Mar 2020

coronavirus

Penjualan iPhone di Tiongkok bulan Februari Turun 60

  • Bolong team
  • 12 Mar 2020

corona

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakar

  • Bolong team
  • 19 Mar 2020

kesehatan

Menguji Khasiat Jamu Jokowi dan Jamu Herbal Tiongkok

  • Bolong team
  • 20 Mar 2020

berita

Krisis Kepedulian Tanggapi Corona, Anggap Remeh hing

  • Bolong team
  • 19 Mar 2020

berita

Penanganan Virus Corona Tiongkok vs Indonesia

  • Rizal Al Hidayah
  • 20 Mar 2020
Logo follow bolong