Baca dalam 3 menit

Warga Negara Tiongkok Ditangkap di AS, Ada Apa Lagi?

SHARE ARTIKEL

Warga Negara Tiongkok Ditangkap di AS, Ada Apa Lagi? - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Washington, Bolong.id - Seorang warga negara Tiongkok yang merupakan peneliti di sebuah universitas di California ditangkap dan dituduh merusak hard drive komputer selama penyelidikan FBI mengenai kemungkinan transfer perangkat lunak ke Tiongkok, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengatakan pada hari Jumat (28/8/2020).

Guan Lei, 29 tahun, dari Alhambra, California, seorang peneliti di University of California, Los Angeles, ditangkap setelah dia terlihat membuang hard drive yang rusak ke tempat sampah di luar apartemennya pada Juli 2020, kata departemen tersebut dalam sebuah pernyataan.

"Guan sedang diselidiki karena kemungkinan mentransfer perangkat lunak sensitif AS atau data teknis ke Universitas Teknologi Pertahanan Nasional Tiongkok dan menyangkal hubungannya dengan militer Tiongkok dalam permohonan visanya, serta dalam wawancara dengan agen federal,” ungkap Departemen Kehakiman, dilansir dari laman Reuters.

Sementara itu, pernyataan tersebut tidak menyebutkan kapan penyelidikan dimulai. Guan tampil pertama kali di pengadilan pada hari Jumat (28/8/2020) dan dakwaan Guan dijadwalkan akan diselenggarakan pada 17 September 2020 mendatang. Tindak pidana pemusnahan barang bukti membawa hukuman maksimal 20 tahun penjara di AS. (*)


Terkait

berita

Cara Tiongkok Tindak WNA yang Masuk Selama Wabah Cor

  • Bolong team
  • 20 Mar 2020

berita

Beda Tiongkok dan Indonesia Instruksikan Penutupan W

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020

teknologi

Kemajuan Tiongkok Jadi Kunci Kemenangan Melawan Coro

  • Bolong team
  • 20 Mar 2020

teknologi

Teknologi Hebat Tiongkok yang Digunakan di Indonesia

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020

berita

Kisah-kisah Warga Indonesia di China Selama Corona

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020

berita

Tips Sukses Nanjing, Tiongkok Turunkan Kasus Covid-1

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020
Logo follow bolong