Miliarder AS Ungkap Stretegi Investasi di China: Keseimbangan

logo clock 3 Menit logo clock 09-10-2020, 15:11

Investasi ke China Menjanjikan, Kata Miliarder AS - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Meski banyak investor mengurangi investasi ke Tiongkok pada 2020, miliarder Amerika, Ray Dalio tidak berpikir demikian. Co-chief investment officer Bridgewater Associates ini investor besar di Tiongkok, menggunakan strategi keseimbangan.

Dalio mengatakan bahwa cara untuk bermain investasi di Tiongkok adalah dengan membangun portofolio yang terdiversifikasi terlebih dahulu dengan mencapai keseimbangan aset yang tepat, dikutip dari CNBC International, Jumat (9/10/2020). 

Ia mengungkapkan, "Pendekatan kami, kami menyebutnya pendekatan semua cuaca, itu adalah keseimbangan tertentu di mana Anda mencapai keseimbangan tanpa menurunkan hasil yang diharapkan. Dari situ, Anda ingin melakukan gerakan taktis."

Yuan Tiongkok dapat memiliki penggunaan yang lebih besar di luar Tiongkok karena dolar AS dan mata uang cadangan utama lainnya terpukul oleh ekonomi yang saat ini tengah lemah, pungkas Dalio, sembari menambahkan bahwa suku bunga Tiongkok menarik dan perkembangan pasar modalnya telah membantu memperkuat nilai tukar yuan.

"Anda akan melihat lebih banyak internalisasi (dari yuan), dan ini adalah konsekuensi alami karena dolar dan mata uang cadangan utama menghadapi tantangan yang kita bicarakan, beberapa elemen kekosongan akan ada," ujarnya.

Selama enam bulan terakhir, yuan terus menguat terhadap dolar AS. Para analis mengatakan kekuatan yuan dikaitkan dengan pemulihan ekonomi Tiongkok dari pandemi COVID-19.

Namun, Dalio juga memperingatkan bahwa gerakan taktis yang dia sebutkan akan bergeser seiring waktu. "Dan tentu saja itu berubah, tergantung pada harga relatif aset, kelas, dan sebagainya. Tapi pertama-tama ... dapatkan eksposurnya, saya percaya pada pasar itu dan mata uangnya juga," pungkasnya.

Indeks utama Tiongkok ini juga didukung oleh peningkatan data ekonomi dan perlambatan kasus infeksi COVID-19.

Selain Tiongkok, Dalio juga meyakini India memiliki potensi yang luar biasa. Namun sayang, India  tertinggal dalam pengembangan pasar modalnya. Di lain sisi, tidak seperti Tiongkok yang telah berhasil mengendalikan pandemi COVID-19, India hingga kini masih berjuang untuk mengurangi jumlah infeksi dan kematian terkait pandemi.

Penulis : Aisyah Hidayatullah
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

Selama Pandemi COVID-19, Taipan Internet China Makin Kaya?

 

logo clock 21-10-2020, 17:23
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

China Keluarkan UU Ekspor, Balasan untuk AS?

 

logo clock 21-10-2020, 12:52
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pingin Mulai Bisnis Online? Ikuti Tips Ini

 

logo clock 21-10-2020, 11:36
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Kapas Australia Kena Dampak Ketegangan Perdagangan dengan China

 

logo clock 21-10-2020, 11:33
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Masa Pandemi Susah Uang, Ini 7 Tips Berhemat!

 

logo clock 21-10-2020, 11:19
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Viral