Lama Baca 4 Menit

China Upayakan Distribusi Vaksin COVID-19 Merata Bagi Seluruh Dunia

25 November 2020, 12:02 WIB

China Upayakan Distribusi Vaksin COVID-19 Merata Bagi Seluruh Dunia-Image-1

China Upayakan Distribusi Vaksin COVID-19 Merata Bagi Seluruh Dunia - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Tiongkok akan memprioritaskan penguatan kerja sama internasional dalam pengembangan vaksin COVID-19 dan melakukan upaya konkret untuk mendistribusikannya secara merata. Sebelumnya, Presiden Xi Jinping telah berjanji pada acara-acara diplomatik besar, termasuk KTT G20, untuk menjadikan vaksin COVID-19 dapat diakses oleh negara-negara berkembang lainnya.

“Kami akan menghormati komitmen kami dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada negara berkembang lainnya, serta bekerja untuk membuat vaksin menjadi barang publik global yang dapat diakses dan dijangkau oleh orang-orang di seluruh dunia,” ujar Xi pada pertemuan KTT G20, dilansir dari Global Times, Rabu (25/11/2020).

Pernyataan tersebut mengindikasikan kekhawatiran akan kesenjangan yang dialami negara-negara lainnya akibat pandemi serta ketidaksetaraan dalam pendistribusian vaksin COVID-19.

Untuk mencegah negara-negara terbelakang tertinggal dalam memesan vaksin COVID-19, Tiongkok secara terbuka menawarkan bantuan vaksin kepada negara-negara BRICS (asosiasi lima negara yaitu Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan), negara Sungai Mekong, dan negara-negara Afrika.

Tiongkok juga mendukung APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) untuk memperkuat kebijakan peningkatan kapasitas dalam penilitian vaksin.

Pada Konferensi Video Menteri Luar Negeri BRICS, Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, menyatakan bahwa vaksin tidak boleh dimonopoli negara manapun serta menjadi milik eksklusif negara besar atau kaya.

Sejalan dengan itu, Tiongkok secara resmi telah bergabung dengan COVAX, platform penting untuk menjamin distribusi vaksin. Hal ini sebagai upaya untuk melakukan pemerataan pendistribusian vaksin COVID-19.

Menurut Tao Lina, ahli virus dan imunologi yang berbasis di Shanghai, diperkirakan tahun ini Tiongkok akan memproduksi 600 juta vaksin COVID-19 dan 1 miliar vaksin untuk tahun 2021. Sebagian besar vaksin tersebut akan diekspor karena di Tiongkok sendiri tidak banyak membutuhkan vaksin.

Tiga penyedia vaksin COVID-19 terkemuka di Tiongkok, yaitu Sinopharm, CanSino, dan Sinovac sedang merencanakan pengadaan transportasi internasional dengan negara terkait untuk pendistribusian vaksin. Produsen juga menyarankan harga vaksin bisa seimbang antara harga pasar dengan anggaran negara mitra. CanSino sendiri akan memasok 35 juta dosis vaksin untuk melindungi 35 juta warga Meksiko pada tahun 2021 .

Tiongkok kemungkinan juga akan memberikan vaksin COVID-19 ke beberapa negara yang mengalami kesulitan dengan harga sangat rendah, bahkan gratis jika diminta. Jiang Shixue, ahli Hubungan Internasional di Universitas Shanghai, mengatakan bahwa terdapat kemungkinan Tiongkok akan berbagi teknologi dengan pabrik farmasi lokal di negara lain, seperti Afrika, untuk mengurangi biaya. (*)