HONG KONG, 27 Januari (Xinhua) -- Forum Keuangan Asia (Asian Financial Forum/AFF) ke-19 dibuka di Hong Kong pada Senin (26/1), mempertemukan para pemimpin politik dan bisnis global serta perwakilan regulator untuk mempromosikan kerja sama keuangan internasional dan koordinasi kebijakan.
Mengusung tema "Menciptakan Cakrawala Baru Bersama di Tengah Lanskap yang Berkembang" (Co-creating New Horizons amid an Evolving Landscape), forum tahun ini menghadirkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bisnis Global perdana, yang akan menilai dampak dari industri yang tumbuh pesat, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), robotika, dan perawatan kesehatan.
Frederick Ma, ketua Dewan Pengembangan Perdagangan Hong Kong (Hong Kong Trade Development Council/HKTDC), mengatakan bahwa KTT yang baru diperkenalkan ini merupakan bagian dari peningkatan fokus untuk memperkuat hubungan antara keuangan dan ekonomi riil di AFF guna membantu mendukung inovasi berkelanjutan dan pertumbuhan jangka panjang.

Foto yang diabadikan pada 12 Mei 2025 ini menunjukkan pemandangan malam di Hong Kong, China selatan. (Xinhua/Chen Duo)
Dalam pidatonya, John Lee, kepala eksekutif Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong, menggarisbawahi keunggulan unik kota ini di bawah "satu negara, dua sistem", karena hal tersebut memastikan bahwa Hong Kong berkembang sebagai tujuan utama bagi perusahaan-perusahaan yang ingin tumbuh dan berkembang dalam lingkungan bisnis yang aman dan nyaman.
Lee menyebut jumlah perusahaan asing dan perusahaan afiliasi China Daratan di Hong Kong mencapai 11.070 pada 2025, naik 11 persen dari tahun sebelumnya sekaligus mencatatkan rekor tertinggi.
Untuk meningkatkan status Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional, Lee mengatakan pemerintah SAR Hong Kong akan memperdalam pasar ekuitas, memperluas pasar obligasi, memajukan sektor manajemen aset dan manajemen kekayaan, serta membangun pasar perdagangan emas internasional dan ekosistem perdagangan komoditas di Hong Kong.

Orang-orang mengunjungi pekan raya lampion yang digelar untuk menyambut Festival Pertengahan Musim Gugur dan Hari Nasional China di Victoria Park, Hong Kong, China selatan, pada 30 September 2025. (Xinhua/Wang Shen)
Dalam forum tersebut, Biro Jasa Keuangan dan Biro Perbendaharaan Hong Kong menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bursa Emas Shanghai, sebuah tonggak baru dalam memperdalam kerja sama antara pasar emas Hong Kong dan Shanghai.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua pihak akan bekerja sama untuk membangun struktur tata kelola kolaboratif tingkat tinggi untuk sistem kliring pusat emas baru Hong Kong, serta membuka jalan baru untuk sinergi infrastruktur fisik dan interkonektivitas pasar.
Forum selama dua hari ini, yang diselenggarakan bersama oleh SAR Hong Kong dan HKTDC, mencakup lebih dari 40 sesi yang membahas topik-topik seperti prospek ekonomi global, manajemen kekayaan, pembiayaan rantai pasokan, dan pertukaran emas. Forum ini diperkirakan menarik partisipasi lebih dari 3.600 perwakilan keuangan dan bisnis dari seluruh dunia. Selesai
Advertisement
