Baca dalam 3 menit

Joey Yung: Jadilah Penyanyi Bahkan Jika Anda Hanya Memiliki Satu Karya

Waktu Publish : 07 Apr 2021, 13:01 WIB
Sumber : Xinhuanet
SHARE ARTIKEL

Joey Yung - Image from Xinhuanet

Bolong.id - 容祖儿 Joey Yung Cho-Yee merupakan seorang penyanyi dan aktris berkebangsaan Hong Kong. Dia dikenal sebagai penyanyi untuk Cantopop dan lagu tema di film dan serial televisi.

Ia telah terkenal di dunia musik selama bertahun-tahun, tetapi kebanyakan orang masih memikirkan lagu 《挥着翅膀的女孩》ketika dia membicarakannya.

Pada tanggal 6 April, Joey Yung, yang berpartisipasi dalam season kedua《 乘风破浪的姐姐》"Sister Riding the Wind and Waves", mengatakan dalam sebuah wawancara dengan media bahwa dia sekarang merasa bahwa lagu ini adalah hartanya sendiri,

"Seorang penyanyi dapat memiliki sebuah mahakarya, bahkan jika hanya ada satu lagu, itu harus dihargai," katanya.

Dilansir dari Xinhuanet 07/04/2021, Joey Yung menerima undangan pertunjukan komersial, dan sering memintanya untuk menyanyikan《挥着翅膀的女孩》 "The Girl Waving Wings". Dia sedikit tertekan. Tapi sekarang dia tidak akan merasa tertekan dengan hal ini, karena dia menyadari bahwa tanpa lagu ini, tidak akan ada Joey Yung di belakang.

Ia berharap lebih banyak lagi mahakarya yang bisa diedarkan kedepannya, sehingga semua orang bisa melihat perkembangannya dari lagu-lagunya. Sebagai seorang penyanyi, Joey Yung juga sependapat dengan apa yang dikatakan 陈妍希 Chen Yanxi di acara itu menjaga kecantikan adalah sebuah penghargaan terhadap profesinya.

“Menurut saya ada tiga faktor yang harus dipertahankan untuk menjadi penyanyi, suara, warna, dan seni. Anda harus memiliki suara yang bagus, tampil bagus di atas panggung, dan kemudian memiliki kondisi yang baik, yang memenuhi standar untuk seorang penyanyi," katanya.

Dalam "Sister Riding the Wind and Waves," Joey Yung menyebutkan bahwa dia adalah mesin menyanyi, dan dia hanya tahu cara menyanyi, tetapi dia tidak memiliki emosi. Dia mengatakan kepada media bahwa pernyataan ini tidak sepenuhnya salah, dan pemahamannya tentang bernyanyi ketika dia masih muda memang relatif dangkal.

“Ketika saya berusia 20-an, bagaimana Anda memberi tahu saya untuk menyanyikan kesedihan cinta? Dan seiring bertambahnya usia, saya memiliki lebih banyak pengalaman hidup dan lebih banyak pengalaman cinta, jadi pemahaman saya tentang sebuah lagu akan menjadi lebih tiga dimensi. Hanya dengan membawakan lagu kita dapat memberikan pengertian dan perasaan yang lebih pribadi," ungkapnya. (*)



Terkait

news

Lagu-lagu Zara Larsson Hilang dari Apple Music di Tiongkok

  • Yohana Intan
  • 09 Aug 2020

culture

China Tayangkan Sekuel Baru Animasi Fenomenal “Music Up”...

  • Maureen
  • 04 Oct 2020

technology

Kini Pengguna TikTok Bisa Akses Ke Lagu-Lagu Sony Music

  • Isna Fauziah
  • 03 Nov 2020

culture

Penerbit Musik Top Jerman Rilis Buku, Tandai 100 Tahun Lagu ...

  • Isna Fauziah
  • 24 Nov 2020

technology

Karaoke Comeback di Antara Konsumen yang Paham Teknologi

  • Isna Fauziah
  • 25 Nov 2020

lifestyle

Konser Musik dan Dialog Akan Digelar di China Grand Theater

  • Djono W. Oesman
  • 23 Mar 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong