Baca dalam 3 menit

WHO: Pelacakan Asal Virus Corona di Wuhan, Independen

Waktu Publish : 17 Feb 2021, 15:35 WIB
Sumber : Xinhua
SHARE ARTIKEL

kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.

Jenewa, Bolong.id – Pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Senin (15/02/21) bahwa tim ahli internasional pelacakan asal-usul COVID-19 di Wuhan adalah independen.

Dilansir dari Xinhuanet pada Selasa (16/02/21), "Seringkali saya mendengar bahwa ini adalah studi atau investigasi WHO. Ini bukan," Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada konferensi pers virtual dari Jenewa, menekankan bahwa ini adalah studi independen yang terdiri dari individu independen dari sepuluh institusi.

Pada konferensi pers hari Senin, Dr. Peter Ben Embarek, kepala tim ahli internasional di Wuhan, mengatakan bahwa laporan mereka akan menjadi "dokumen konsensus."

"Tim internasional dan rekan-rekan Tiongkok telah menyetujui laporan ringkasan," katanya.

Tim ahli, terdiri dari 17 ilmuwan internasional dan 17 dari mitra Tiongkok, bekerja sama untuk menerbitkan laporan bersama sementara, di mana mereka akan "membuat rekomendasi untuk studi di masa depan," kata Embarek.

Dia mengatakan bahwa studi yang lebih lama akan diperlukan untuk "mengeksplorasi beberapa hipotesis dan meningkatkan pemahaman kita tentang asal mula virus."

Dalam hal ini, Dr. Mike Ryan, direktur eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, memperingatkan tentang kesulitan untuk menemukan konsensus lengkap pada konferensi pers.

"Mencapai konsensus absolut di setiap poin hampir tidak mungkin dalam sains. Yang bisa kami lakukan adalah mencapai kesimpulan berdasarkan bukti di depan kami," katanya.

Awal pekan lalu, tim internasional menyimpulkan penelitian selama sebulan mereka di Wuhan dan mempresentasikan temuan awal mereka pada konferensi pers di Tiongkok, mengesampingkan hipotesis bahwa virus itu lolos dari laboratorium.

Menurut WHO, saat ini tim sedang mengerjakan ringkasan laporan yang diharapkan akan diterbitkan minggu ini, dan laporan akhir lengkap akan keluar dalam beberapa minggu mendatang. (*)

Megawati Putri/Penerjemah

BACA JUGA

Terkait

news

OKI Hargai Bantuan China, Dukungan Untuk Negara-Negara Islam

  • Lupita
  • 16 Jun 2021

news

Satgas COVID: Efektivitas Vaksin Covid-19 di Indonesia Tingg...

  • Lupita
  • 16 Jun 2021

news

China Jadi Negara Teratas dalam Hal Vaksinasi Terbanyak

  • Lupita
  • 15 Jun 2021

news

Presiden Afghanistan Terima Bantuan Vaksin COVID-19 dari Chi...

  • Djono W. Oesman
  • 14 Jun 2021

health

Mengapa Suntikan Vaksin di Lengan Bukan di Bokong?

  • Lupita
  • 13 Jun 2021

news

Warga DKI Usia 18 + Bisa Divaksin, Ini Syaratnya

  • Lupita
  • 12 Jun 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong