Baca dalam 3 menit

Begini Aturan Terbaru PPKM DKI Jakarta

Waktu Publish : 21 Jun 2021, 07:08 WIB
SHARE ARTIKEL

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan - Image from Kompas


Jakarta, Bolong.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro hingga 28 Juni 2021 mendatang. Perpanjangan PPKM ini sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 759 Tahun 2021.

Pengetatan ini dilakukan setelah terjadi penambahan kasus COVID-19 4.000 per harinya selama dua hari berturut-turut. Sejumlah rumah sakit juga dilaporkan penuh oleh pasien COVID-19, termasuk Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

Lalu, pengetatan seperti apa yang akan diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta? Mengutip dari akun Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta, berikut ini aturan-aturan terkait aktivitas masyarakat selama masa berlakunya PPKM mikro.

1. Perkantoran (swasta, pemerintah, BUMN/BUMD)

- Zona kuning: 50 persen WFH

- Zona merah: 75 persen WFH

2. Belajar mengajar

- Zona kuning dan oranye: daring atau tatap muka sesuai aturan teknik Kemendikbud Ristek.

- Zona merah: daring

3. Perguruan tinggi/akademi

Daring atau tatap muka tetapi bertahap melalui proyek percontohan dan protokol kesehatan sangat ketat.

4. Tempat ibadah

Kapasitas maksimal 50 persen dari kapasitas total.

5. Moda transportasi

Ada pembatasan kapasitas penumpang.

6. Tempat makan (warung, kafe, restoran, pedagang kaki lima, lapak jajanan)

- Makan di tempat maksimal 50 persen.

- Operasional tempat makan maksimal pukul 21.00 WIB.

- Makanan dibawa pulang hingga 24 jam atau sesuai jam operasional dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

7. Tempat kebutuhan pokok masyarakat

Beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

8. Fasilitas pelayanan kesehatan

Beroperasi 100 persen.

9. Aktivitas di area publik

Beroperasi 50 persen kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

10. Kegiatan seni, sosial dan budaya di area publik

Beroperasi 25 persen kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

11. Pusat perbelanjaan/mal

Jam operasional maksimal pukul 21.00 WIB.

12. Konstruksi

Beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

Aturan tentang transportasi atau pergerakan orang selama PPKM mikro

1. Aturan ganjil/genap (mobil pribadi)

Tidak diberlakukan

2. Kendaraan pribadi

- Maksimal penumpang 50 persen dari kapasitas.

- 100 persen kapasitas jika penumpang berdomisili alamat yang sama.

3. Kendaraan umum angkutan massal, taksi, rental

Maksimal 50 persen dari kapasitas.

4. Ojek (online dan pangkalan)

Penumpang 100 persen kapasitas.

5. Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB)

Tutup

Sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan

1. Tidak memakai masker

- Kerja sosial membersihkan fasilitas umum.

- Denda administratif maksimal Rp 250.000

2. Pelanggaran oleh pelaku usaha

- Teguran tertulis

- Penghentian sementara kegiatan dengan pemasangan segel di pintu masuk.

- Denda administratif maksimal Rp 50 juta.

- Pembekuan sementara izin usaha.

- Pencabutan izin usaha.

Terkait

news

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 1 November, Ini Aturan Te...

  • Esy Gracia
  • 19 Oct 2021

news

PPKM Diperpanjang Hingga 4 Oktober 2021, Simak Aturan Terbar...

  • Esy Gracia
  • 21 Sep 2021

news

Kabar Gembira, Sudah Tidak Ada Lagi Provinsi di Indonesia ya...

  • Esy Gracia
  • 14 Sep 2021

news

Luhut: Ribuan Orang Positif COVID-19 Berkeliaran Tanpa Isola...

  • Lupita
  • 07 Sep 2021

news

Indonesia Konfirmasi Lebih dari 4,1 Juta Kasus COVID-19

  • Lupita
  • 04 Sep 2021

news

Aturan Baru Naik Pesawat, Sudah Vaksin Dosis Dua Tak Perlu P...

  • Lupita
  • 01 Sep 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong