Baca dalam 3 menit

PCR Kumur Versi Bio Farma Diklaim Ampuh Deteksi 10 Varian COVID-19

Waktu Publish : 04 Jul 2021, 10:24 WIB
SHARE ARTIKEL


Ilustrasi Berkumur - Image from Dari berbagai sumber. Segala keluhan terkait hak cipta silahkan hubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Cara deteksi virus corona terbaru, PCR Kumur perdana telah dibuka di Jakarta. PT Bio Farma (Persero) mengklaim produk PCR Kumur Bio Saliva bisa mendeteksi sampai 10 varian Covid-19.

Hal ini pun menjadi kabar gembira mengingat menurut Corporate Secretary PT Bio Farma Bambang Heryanto pada Sabtu (3/7/2021), "sampai saat ini belum ada produk alat uji Covid-19 di Indonesia yang dapat mendeteksi 10 (sepuluh) varian mutasi Covid -19."

Adapun 10 varian yang dapat dideteksi oleh teknik ini termasuk varian teranyar seperti B 1.617.2 (Delta) dan B 1.617.1 (Kappa). Delapan varian lainnya yang dapat dideteksi adalah 117 (Alpha), B 1.351 (Beta), P.1 (Gamma), B 1.525 (Eta), B 1.526 (Iota), B 1.466.2 (varian Indonesia), B 1.427/29 (Epsilon), dan C.37 (Lambda).

Bambang juga menyebutkan, diharapkan PCR Kumur Bio Saliva dapat berkontribusi meningkatkan kapasitas telusur nasional. Sebab, teknik deteksi ini bisa mendeteksi hingga siklus CT 40 dengan tingkat sensitivitas atau akurasi hingga 93,57 persen.

"Hal ini tentunya menjadikan Gargle-PCR (PCR Kumur) sebagai alternatif selain gold standard Swab Nasofaring-Orofaring menggunakan PCR Kit yang memiliki sensitifitas hingga 95 persen," ujar Bambang.

Selain itu, Bio Farma juga menyebut PCR kumur tersebut bisa diberikan kepada anak-anak sampai lansia. Pasalnya, metode sampling dengan PCR kumur ini nyaman dan akurat. Proses pengambilan sampel PCR kumur ini pun terbilang praktis sehingga memungkinkan pengambilan sampel dalam jumlah yang sangat besar tanpa perlu menambah tenaga medis. Tak heran, PCR kumur berpotensi akan dilakukan di luar kawasan medis untuk deteksi awal.

"Cocok untuk screening rutin area pabrik/kawasan industri, gedung perkantoran, permukiman dan sekolah untuk kebutuhan pemantauan dan deteksi awal," jelasnya.

Adapun Bio Farma mengatakan Bio Saliva telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan pada 1 April 2021 dengan Nomor KEMENKES RI AKD 10302120673.

Sebagai informasi, GSI Lab membuka layanan tes PCR kumur di Cilandak dan Kuningan pada Jumat (2/7) yang bekerja sama dengan Bio Farma dan Nusantics. Tes tersebut merupakan tes PCR kumur perdana di Indonesia.(*)


Informasi Seputar Tiongkok

Terkait

health

WHO Desak Ibu Hamil dan Menyusui Untuk Vaksin COVID-19, Ini ...

  • Lupita
  • 03 Aug 2021

health

Signifikansi Vaksin China untuk COVAX

  • Lupita
  • 03 Aug 2021

news

Perlukah Vaksin Booster? Mari Kita Simak

  • Lupita
  • 03 Aug 2021

news

Aduh! Sumbangan 2 Triliun Ternyata Hoaks, Polisi Tetapkan Te...

  • Lupita
  • 02 Aug 2021

news

Isu Asal COVID-19, Perdagangan Kotor Fort Detrick Deengan Un...

  • Lupita
  • 01 Aug 2021

news

China Update 75 Kasus Baru Covid-19, Diantaranya Lewat Impor

  • Lupita
  • 01 Aug 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong
32
21
16
1
1
3