Baca dalam 2 menit

KBRI Beijing Dorong Kerja Sama Perdagangan dengan Yuji Energy dan Huaze Agircultural

Waktu Publish : 30 Nov 2021, 05:07 WIB
Sumber : kemlu.go.id
SHARE ARTIKEL

Drs. Djauhari Oratmangun - Image from Dari berbagai sumber. Segala keluhan terkait hak cipta silahkan hubungi kami

Beijing, Bolong.id - Dilansir dari kemlu.go.id pada (25/11/2021), Duta besar Indonesia untuk Tiongkok Drs. Djauhari Oratmangun didampingi Fungsi Ekonomi menerima kunjungan dari Mr. Pan Wei, CEO perusahaan Yuji Energy Technology Co. Ltd. , dan Mr Li Jiaqiang, CEO perusahaan Huaze Agricultural Technology beserta tim untuk membahas kerja sama perdagangan dengan Indonesia.

Yuji Energy merupakan penyuplai komoditas energi untuk anak perusahaan yang berada di bawah China National Railway Group. Perusahaan ini mengimpor batu bara sejak beberapa bulan lalu. Di lain sisi, Huaze Agricultural Technology sejak lama telah memasok ikan dari Indonesia ke Tiongkok.

Dalam pertemuan tersebut, Mr Pan dan Mr Li menyampaikan keinginan mereka untuk meningkatkan intensitas kerja sama perdagangan yang telah dijalin selama ini di Indonesia.

Dubes Drs. Djauhari Oratmangun mengapresiasi hubungan kerja sama perdagangan kedua perusahaan tersebut dengan Indonesia dan mendorong kerja sama perdagangan ini agar nantinya dapat ditingkatkan menjadi joint venture atau bentuk kerja sama investasi yang saling menguntungkan. (*)

Informasi Seputar Tiongkok

Terkait

news

Dubes Djauhari Oratmangun Mendapat Gelar Profesor Kehormatan...

  • Lupita
  • 19 Jan 2022

news

KBRI Beijing Dalami Kerja Sama "Green Energy" Dengan CATL

  • Lupita
  • 18 Jan 2022

news

KBRI Beijing Raih Anugerah Dikti Ristek 2021

  • Lupita
  • 15 Jan 2022

news

Beginilah Hangatnya Perayaan Natal KBRI Beijing Bersama WNI

  • Lupita
  • 29 Dec 2021

news

Partisipasi Aktif KBRI Beijing Pada Asian International Chin...

  • Lupita
  • 17 Dec 2021

news

KBRI Beijing Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan dan Pe...

  • Lupita
  • 15 Dec 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong