Baju Shanghai - Image from pricearchive.org
Jakarta, Bolong.id - Setiap negara pasti memiliki busana tradisional, termasuk daerah Tiongkok yang tergolong negara multi-etnis. Ada timbal-balik di antara budaya masyarakat Tionghoa yang berbeda sehingga memunculkan kekayaan sejarah dan peradaban baru. Setiap dinasti punya wilayah, nilai, dan norma sosial yang berbeda. Dinasti tersebut memunculkan banyak jenis busana Tionghoa sampai sekarang.
Di Indonesia sendiri pakaian yang terkenal adalah Cheongsam, namun ternyata banyak lho pakaian khas yang tidak kalah unik dan menarik, yang mungkin belum diketahui.
1. Hanfu
Hanfu - Image from shopee.co.id
Tiongkok adalah negara dengan banyak etnis. Etnis di Tiongkok yang paling dominan adalah kelompok yang disebut Han, yang membentuk lebih dari 90 persen populasi daratan.
Secara tradisional, orang Han memiliki cara hidup yang khas, termasuk cara mereka berpakaian. Jenis pakaian yang mereka kenakan dikenal dengan Hanfu (汉服), namun ada juga yang menyebutnya sebagai pakaian Han.
Baju-baju tradisional Asia yang lainnya sebenarnya terinspirasi dari model baju Hanfu, misalnya seperti baju tradisional Vietnam yaitu Ao Dai, kemudian baju tradisional Korea Selatan atau Hanbok, lalu baju tradisional Jepang yang terkenal yaitu Kimono. Namun dari ketiga baju tradisional tersebut, Hanbok lah yang paling mirip dengan Hanfu.
3. Cheongsam
Cheongsam - Image from shopee.co.id
Cheongsam adalah versi modern dari Qipao dan digunakan oleh wanita-wanita China hingga saat ini dan merupakan baju tradisional China yang paling banyak diminati dan paling populer. Bahkan kalangan atas pun mengenakan baju ini, dan juga menjadi baju tradisional kerajaan China.
Cheongsam sendiri modelnya selalu mengikuti perubahan zaman , misalnya pada jaman sekarang kamu pasti sering menemukan Cheongsam yang tidak memiliki lengan dan berkerah tinggi, dilengkapi dengan berbagai jenis aksesoris.
3. Qipao
Qipao - Image from befreetour.com
Cheongsam, atau dikenal dengan sebutan lain qipao, adalah salah satu jenis kostum tradisional perempuan Tiongkok. Qiapao adalah versi pertama dari baju Cheongsam.
Qipao berbentuk longgar dan besar, juga menutup tubuh dengan rapat dari ujung leher sampai ujung kaki. Baju Qipao bentuknya menggantung lurus dan bentuk roknya kecil di ujung atas dan melebar di ujung bawah atau di kaki. Baju yang tertutup ini memiliki tujuan supaya orang-orang tidak tahu yang memakai berusia berapa.
Qipao gaya Shanghai dibentuk pada tahun 1930-an, ketika orang-orang mulai memakai jaket Barat, mantel atau sweater. Pada saat itu, desain seperti gaun Barat dengan kerah V-neck, ruffle kerah, lengan dan ruffle celah lengan diperkenalkan. Kemudian, muncul qipao merevolusi dengan garis bust, garis pinggang, lengan inset dan celah bahu, dengan beberapa memiliki bantalan bahu untuk menonjolkan bagian yang baik.
4. Samfoo
Samfoo - Image from befreetour.com
Samfoo merupakan pakaian harian wanita Tiongkok. Selain wanita Tiongkok, para pria China juga menggunakan Samfoo. Sam merupakan pakaian bagian atas yang dipadukan dengan pita agar baju bagian atas tidak menggantung, sedangkan Foo merupakan sepasang celana yang dipadukan dengan ikat pinggang atau tali. Dan kain disekitar pergelangan kaki juga diikat untuk mencegah bagian bawah celana mengepak atau mengembang.
5. Jubah Labuh
Jubah Labuh - Image from befreetour.com
Pakaian Jubah Labuh merupakan satu jenis baju tradisional yang biasa dipakai oleh lelaki bangsa China semasa Tahun Baru China.Kebanyakkannya masih dihasilkan dari negeri China menggunakan fabrik sutera dan broked yang berwarna terang dengan ragam hias benang emas dan perak.Pakaian Cheongsam atau ‘baju panjang’ yang selesa dan anggun juga sering dilihat hingga ke hari ini.Lazimnya, Cheongsam mempunyai leher yang tinggi, butang di bahagian bahu, bentuk yang sendat di pinggang dan belahan di kiri dan kanan kain. Pakaian ini selalunya diperbuat daripada kain sutera, satin dan lain- lain jenis kain lembut.
6. Baju Shanghai
Baju Shanghai - Image from pricearchive.org
Shanghai merupakan icon busana wanita keturunan Tionghoa. Seiring berkembangnya zaman, baju Shanghai terus mengalami modifikasi dan mirip dengan Cheongsam. Namun yang membedakan adalah busana Shanghai memiliki kerah yang lebih tinggi dan terpisah di bagian depan. Busana Shanghai yang telah berevolusi sampai saat ini mempertahankan pemakaian kain yang halus. Mode gaya pakaian Shanghai secara bertahan dikembangan pada pertengahan 1900-an dan dipengaruhi oleh budaya yang dibawa orang Barat ke kota.
7. Changshan
Changshan - Image from fitinline.com
Selain baju Cheongsam, baju Changshan juga menjadi salah satu baju imlek yang sangat identik dengan perayaan tahun baru bagi warga ethnis Tionghoa. Dimana Changshan meruapak baju khas tradisional orang China yang khusus digunakan oleh kaum laki-laki. Jika baju Cheongsam digunakan oleh kaum wanita, maka untuk baju ini digunakan oleh kaum laki-laki.
Kata Changshan yang berasal dari Piyin Changshan yang diartikan sebagai baju panjang. Membuat baju ini sangat identik dengan orang China zaman dulu. Dimana dulunya baju ini menjadi salah satu pakaian resmi yang banyak digunakan oleh kaum laki-laki untuk menghadiri beberapa acara. Bahkan penggunaan baju ini juga menunjukan kasta seseorang. Yang mana baju Changshan menjadi salah satu pakaian yang digunakan oleh kalangan kelas atas. (*)
Advertisement