Lama Baca 2 Menit

Kereta Pariwisata Pertama di Provinsi Heilongjiang Mulai Beroperasi

04 April 2021, 14:22 WIB

Kereta Pariwisata Pertama di Provinsi Heilongjiang Mulai Beroperasi-Image-1

Ilustrasi kereta api - Image from Sohu.com

Heilongjiang, Bolong.id – Pada sabtu (3/4) kereta pariwisata pertama dalam provinsi di Heilongjiang tahun ini berangkat dari Stasiun Timur Harbin. Lebih dari 500 penumpang naik kereta Y681 ke Qiqihar, Hexiang, memulai liburan Qingming. 

Pembukaan kereta wisata khusus ini menandai peluncuran penuh tur antar provinsi berskala besar di Provinsi Heilongjiang tahun ini.

Dilansir dari Sohu.com ( 搜狐 ) pada Sabtu (3/4/21), Menurut Layanan Perjalanan Internasional Kereta Api Harbin, yang bertanggung jawab untuk mengoperasikan kereta wisata, tujuan kereta ini mencakup tempat-tempat pemandangan terkenal di Qiqihar. 

Kereta Pariwisata Pertama di Provinsi Heilongjiang Mulai Beroperasi-Image-2

Para wisatawan - Image from sohu

Pengunjung dapat merasakan keindahan kampung halaman burung bangau bermahkota merah saat mengunjungi lahan basah rawa terbesar di dunia yaitu Cagar Nasional Zhalong. 

Pada saat yang sama, pengunjung juga dapat merasakan adat istiadat rakyat Qiqihar, mencicipi barbekyu spesial rasa BBQ, menyaksikan pertunjukan sirkus besar yang luar biasa dan mengejutkan, serta merasakan kehangatan dan keramahan penduduk Qiqihar.

Kereta Pariwisata Pertama di Provinsi Heilongjiang Mulai Beroperasi-Image-3

wisatawan di dalam kereta - Image from sohu

Untuk memastikan kelancaran operasional kereta wisata, departemen perkeretaapian mengoptimalkan rencana pengoperasian kereta api khusus tersebut. 

Persiapan lokomotif, pembentukan kendaraan, pembersihan layanan dan pekerjaan ventilasi dan desinfeksi telah dilakukan sebelumnya oleh unit-unit seperti lokomotif, lokomotif, transportasi penumpang dan stasiun, dll.

Qiqihar "Situs Perang Anti-Jepang Jiangqiao" kereta khusus tur 3 hari dan rangkaian produk pariwisata lainnya, terus-menerus memperkaya pasokan produk pariwisata berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan pariwisata massal. (*)