Baca dalam 2 menit

China Akan Mendorong Konsolidasi di Sektor NEV Untuk Manfaat Sumber Daya Lebih Baik

Waktu Publish : 15 Sep 2021, 06:00 WIB
Sumber : CGTN
SHARE ARTIKEL

Tiongkok mendorong konsolidasi di sektor NEV - Image from Caixin Global

Bolong.id - Tiongkok akan mendorong perusahaan kendaraan energi baru (NEV) untuk berkonsolidasi sebagai cara untuk memanfaatkan sumber daya dengan lebih baik, kata seorang pejabat, Senin (13/9/2021).

Saat ini ada terlalu banyak perusahaan NEV di Tiongkok, dan sektor ini tersebar, kata Xiao Yaqing, Menteri Industri Dan Teknologi Informasi.

Dilansir dari CGTN pada Senin (13/9/2021), Xiao mengakui bahwa antusiasme yang tinggi untuk pengembangan kendaraan energi baru telah mendorong pertumbuhan sektor ini. Namun, dia mengingatkan bahwa karena persyaratan teknis yang tinggi, sumber daya harus dikonsentrasikan dengan cara yang berorientasi pasar.

"Kami akan memberikan peran penuh pada pasar dan mendorong perusahaan untuk melakukan merger atau reorganisasi untuk menjadi lebih besar dan lebih kuat," kata Xiao.

Xiao Yaqing juga menambahkan bahwa Tiongkok akan mempercepat pembangunan jaringan pengisian dan terus mendukung penjualan NEV di pasar pedesaan.

Penjualan NEV di Tiongkok mencapai rekor tertinggi baru 321.000 unit pada Agustus, naik 180 persen YoY, data industri menunjukkan.

Dalam delapan bulan pertama tahun 2021, penjualan NEV melonjak 190 persen YoY menjadi 1,8 juta unit di Tiongkok, menurut China Association of Automobile Manufacturers. (*)

Informasi Seputar Tiongkok

Terkait

news

Hong Kong Perketat Sensor Film

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

culture

Mitologi China: 入木三分 Kisah Tulisan di Papan Kayu Sed...

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

news

Konferensi Pers Kemenlu China 27 Oktober 2021

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

news

Tambang Emas Skala Besar Ditemukan di Henan

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

news

Disain Medali Olimpiade Beijing 2022 Diluncurkan

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

news

Indonesia Terima Batch ke-100 Vaksin dari China

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong